Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Banten: Setop Percaloan Tenaga Kerja

📅 Selasa, 08 Jul 2025, 16:05 WIB | Oleh:
Gubernur Banten: Setop Percaloan Tenaga Kerja Doc: ANTARA/Devi Nindy
Ket. Gubernur Banten Andra Soni saat memberi sambutan deklarasi bersama "Setop Percaloan" di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Selasa (8/7).

Kabupaten Serang -- Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa praktik percaloan tenaga kerja tidak boleh ditoleransi dan harus dihentikan secara menyeluruh.

Menurutnya, praktik tersebut merupakan bentuk premanisme dan korupsi yang merugikan masyarakat serta mencederai rasa keadilan.

“Bagian dari percaloan ini adalah bentuk dari premanisme dan juga adalah bentuk dari tindakan korupsi. Tidak boleh ada toleransi terhadap percaloan, tidak boleh ada toleransi terhadap ketidakadilan,” ujar Andra tegas saat menghadiri deklarasi bersama Setop Percaloan di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Selasa.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Daerah Banten atas langkah konkret melalui program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) yang telah memberikan pelatihan bersertifikat bagi masyarakat pengangguran.

Menurutnya, ini merupakan langkah nyata dalam menekan angka pengangguran di daerah industri seperti Banten.

“Pak Kapolda sudah memproses hampir 500 pelaku premanisme dan percaloan. Saya harap ini terus ditingkatkan,” kata dia.

Andra juga menyoroti paradoks tingginya angka pengangguran di Banten meskipun wilayah ini dikenal sebagai pusat industri nasional. Ia menilai keberadaan industri justru kerap meminggirkan warga lokal dari kesempatan kerja.

“Yang terjadi hari ini adalah justru warga-warga yang ada di kawasan industri adalah orang yang paling sedikit diterima di kawasan tersebut,” ujar dia.

Ia menilai, percaloan dalam rekrutmen kerja tidak hanya menghambat pemerataan kesempatan, tetapi juga menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi daerah.

Oleh karena itu, pemerintah daerah mendukung penuh langkah-langkah penindakan serta pengawasan yang dilakukan TNI, Polri, dan unsur Forkopimda lainnya.

“Kami berharap upaya bersama ini bisa menumbuhkan laju pertumbuhan ekonomi di Banten yang saat ini sudah mencapai 5,19 persen,” ujarnya.

Lebih lanjut, Andra juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut aktif melaporkan praktik percaloan dan pungli tenaga kerja ke Command Center Polda Banten melalui layanan 110.

Ia menekankan bahwa keberhasilan program prioritas nasional seperti Asta Cita Presiden Prabowo Subianto membutuhkan kerja kolektif seluruh pihak di daerah.

“Karena Asta Cita Bapak Prabowo tidak akan pernah bisa berhasil saat kita di bawah tidak melakukan upaya-upaya yang sama,” ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Inggris Minta Warganya Hind...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.