Tega Banget! Balita di Jakut Dianiaya Pacar Ibu Gara-Gara Ngompol dan BAB di Kasur

Senin, 07 Jul 2025, 16:00 WIB

JAKARTA - Aksi kejam seorang pria berinisial EC (28) di Jakarta Utara bikin publik geram. Hanya karena seorang balita mengompol dan buang air besar di kasur, EC tega menganiaya anak kekasihnya sendiri hingga luka-luka.

Kejadian memilukan ini terjadi pada Sabtu, (5/4), dan baru terungkap beberapa hari kemudian saat tangisan korban menarik perhatian warga sekitar.

Ket. Foto: — Sumber: Shutterstock

Kapolres Jakarta Utara AKBP Beny Cahyadi menjelaskan kronologi kejadian yang bikin hati miris. Anak perempuan berusia 4 tahun, berinisial ML, menangis setelah buang air di kasur usai tidur. EC yang merupakan pacar sang ibu, justru melampiaskan emosinya pada ML dengan tindakan kekerasan yang brutal.

“Pelaku memukul korban, menjedotkan kepala korban ke tembok, dan menendang bagian perutnya,” ungkap Beny saat konferensi pers, Rabu, (9/4).

Tragisnya, saat insiden terjadi, ibu korban sedang tidak berada di rumah. EC memanfaatkan momen itu untuk mengurung ML dalam kamar usai melakukan penganiayaan. Kondisi ML yang ketakutan dengan mata sebelah kiri lebam membuat warga sekitar curiga karena terus mendengar suara tangis dari dalam rumah.

Tangisan pilu ML pun memicu kepedulian para tetangga. Merasa ada yang tidak beres, warga nekat membuka paksa pintu kamar dan mendapati sang bocah dalam kondisi trauma. Salah satu warga langsung menggendong ML keluar dari kamar demi menyelamatkannya.

Polisi yang menerima laporan dari masyarakat segera turun ke lokasi. Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) bersama tim opsnal Polres Metro Jakarta Utara langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti serta keterangan saksi.

Tak butuh waktu lama, pelaku akhirnya berhasil diringkus di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara, pada Selasa malam (8/4/2025).

Kasus ini sontak memantik kemarahan warganet. Banyak yang mengecam tindakan pelaku yang dinilai tidak berperikemanusiaan. Publik juga menuntut keadilan bagi ML, yang harus menanggung luka fisik dan trauma psikologis hanya karena hal sepele yang seharusnya bisa ditangani dengan penuh kasih sayang.

Kini, EC telah ditahan dan dijerat pasal berlapis terkait kekerasan terhadap anak. Sementara ML masih dalam proses pemulihan, baik secara fisik maupun mental.

Semoga kejadian ini jadi alarm bagi semua orang dewasa: anak-anak bukan tempat pelampiasan emosi. Mereka butuh perlindungan, bukan perlakuan kasar yang meninggalkan luka seumur hidup.

Redaktur: Nayla Shabrina

Penulis: Nayla Shabrina, Nayla Shabrina

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.