Pendidikan Hak Semua, Termasuk Anak Jalanan Jayawijaya

Senin, 07 Jul 2025, 00:30 WIB

JAYAWIJAYA – Pendidikan menjadi hak setiap orang. Untuk itu, anak-anak jalanan (anjal) pun harus mengenyam pendidikan. Itulah tekad Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Pemkab memastikan anak jalanan memperoleh masa depan melalui pendidikan.

Bupati Jayawijaya Atenius Murib di Wamena, Minggu, mengatakan anak jalanan jangan dibiarkan tidak dapat mengakses pendidikan. “Penanganan masalah anak-anak jalanan masuk dalam visi misi kami. Mereka jangan dibiarkan tetapi harus dirangkul dan memberikan harapan masa depan yang baik bagi mereka,” katanya.

Ket. Foto: anak-anak belajar — Sumber: ist

Menurutnya, anjal menjadi tanggung jawab semua pihak baik orang tua, masyarakat, maupun pemerintah daerah. “Keseriusan kami dalam 100 hari kerja dengan mengirimkan 50 anak jalanan menempuh pendidikan di Yogyakarta,” ujarnya.

Dia menekankan, melalui program 100 hari kerja ingin anjal jangan lagi disebut seperti itu, tetapi sebutlah mereka dengan anak-anak yang masih memiliki masa depan.

Bupati menambahkan bahwa saat ini bekerja sama dengan Sekolah Misi Tabera Yogyakarta untuk membina anak-anak jalanan dari Kabupaten Jayawijaya untuk membina kepribadian dan pendidikan. Tahap pertama atau dalam tahun ini dikirimkan 50 anak ke Yogyakarta. Tahap selanjutnya akan dikirim lagi hingga seluruh anak jalanan di Kabupaten Jayawijaya ini tidak ada.

Dia berharap 360 anjal akan memperoleh masa depan yang baik dengan kemampuan pendidikan mental, agama dan karakter setelah dikirim ke Yogyakarta.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.