Iran Selatan 'Diserang' Gempa Bumi Magnitudo 4,3

Selasa, 03 Mar 2026, 15:48 WIB

GERASH -  Gempa bumi berkekuatan 4,3 skala Richter mengguncang wilayah Gerash di Iran selatan, Selasa (3/3), menambah ketegangan situasi karena serangan militer Amerika Serikat dan Israel terus berlanjut di seluruh negeri. Tidak ada laporan langsung tentang kerusakan atau korban jiwa yang signifikan akibat gempa tersebut.

Dari India Today, gempa tersebut terjadi di tengah peningkatan serangan udara yang menargetkan situs militer Iran. Media lokal melaporkan bahwa setidaknya 13 tentara Iran tewas dalam serangan di Pangkalan Udara Kerman, 800 kilometer tenggara Teheran.  Kantor berita semi-resmi Tasnim dan surat kabar harian Hamshahri mengatakan pangkalan tersebut, yang menampung helikopter militer, adalah target serangan.

Ket. Foto: Dampak kerusakan akibat serangan Amerika Serikat dan Israel di Iran — Sumber: Istimewa

Israel dan AS telah melakukan serangan udara di wilayah Iran sejak Sabtu. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Senin bahwa kampanye melawan Iran dapat memakan waktu "beberapa saat" tetapi tidak akan berlangsung bertahun-tahun, menandakan potensi operasi yang berkepanjangan yang berfokus pada target strategis daripada pendudukan yang berkepanjangan.

Letnan Kolonel Nadav Shoshani, juru bicara militer Israel, mengatakan kepada wartawan pada hari Selasa bahwa Israel telah mempersiapkan kampanye yang dapat berlangsung beberapa minggu tetapi kemungkinan tidak akan melibatkan pengerahan pasukan darat. “Saya rasa itu bukan sesuatu yang sangat mungkin saat ini bagi pasukan Israel. Saat ini belum ada gagasan praktis yang saya ketahui,” katanya.

Gempa bumi dan serangan udara yang sedang berlangsung menyoroti meningkatnya tekanan pada Iran dari peristiwa alam dan militer, yang memperintensifkan ketidakstabilan regional.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.