Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Sumsel Mentargetkan Perbaikan pada 5.800 Rumah Tidak Layak Huni

📅 Minggu, 06 Jul 2025, 22:15 WIB | Oleh:
Pemprov Sumsel Mentargetkan Perbaikan pada 5.800 Rumah Tidak Layak Huni Doc: Antara

Palembang - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menargetkan perbaikan sekitar 5.800 unit rumah tidak layak huni (RTLH) milik masyarakat miskin yang tersebar pada 17 kabupaten/kota dalam wilayah itu pada 2025.

"Bantuan perbaikan RTLH melalui program bedah rumah itu diberikan sebagai wujud kepedulian Pemprov meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin," ujar Sekda Sumsel, Edward Chandra di Palembang, Ahad.

Menurut dia, melalui kegiatan bedah rumah itu diharapkan dapat membantu masyarakat miskin memiliki rumah yang layak huni, baik dari sisi prasarana, sarana dan utilitas umum.

Untuk menentukan siapa saja masyarakat yang berhak menerima bantuan perbaikan rumahnya, pihaknya bekerja sama dengan pemkab/pemkot di wilayah provinsi ini untuk melakukan pendataan.

Dengan pendataan bersama petugas di daerah setempat, diharapkan dapat dilakukan pengecek langsung ke lapangan mengenai kondisi rumah yang tidak layak huni dan masyarakat miskin yang benar-benar berhak menerima bantuan perbaikan rumahnya.

Untuk menyukseskan program bedah rumah itu, pihaknya mengharapkan partisipasi dari semua pihak dan lapisan masyarakat untuk membantu pendataan dan pengecekan lapangan.

"Jika masyarakat mengetahui ada warga miskin di lingkungan tempat tinggalnya hidup di rumah tidak layak huni, dapat menginformasikannya kepada aparat pemerintah daerah setempat untuk dilakukan pengecekan lapangan apakah layak atau tidak dibantu perbaikan rumahnya," ujar Sekda Sumsel, Edward Chandra.

Sementara Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumsel, Novian Aswardani mengatakan program bedah RTLH sesuai visi dan misi Gubernur Sumsel, Herman Deru dan Wakil Gubernur Sumsel, Cik Ujang.

"Melalui program tersebut diharapkan selama periode kepemimpinan pasangan Gubernur dan Wagub Sumsel itu pada 2025-2030 tidak ada lagi masyarakat miskin yang tinggal bersama keluarganya di rumah tidak layak huni," jelas Novian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.