Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Erupsi Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 5,5 Km ke Arah Besuk Kobokan, Warga Diimbau Tetap Waspada

7 Sabtu, 07 Nov 2026, 08:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Erupsi Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 5,5 Km ke Arah Besuk Kobokan, Warga Diimbau Tetap Waspada Erupsi Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 5,5 Km ke Arah Besuk Kobokan, Warga Diimbau Tetap Waspada Doc: PVMBG
Ket. Erupsi Gunung Semeru yang terpantau dari CCTV Pos Pengamatan Gunung Semeru pada Sabtu (7/11/2026) dini hari.

LUMAJANG - Gunung Semeru di wilayah Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu (7/11) dini hari mengalami erupsi, meluncurkan awan panas guguran sejauh 5,5 kilometer dari kawah puncak ke arah tenggara, ke arah Besuk Kobokan.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Sigit Rian Alfian dalam laporan tertulisnya menyampaikan bahwa Gunung Semeru pada pukul 00.11 WIB mengalami erupsi dengan tinggi kolom letusan sekitar satu kilometer di atas puncak, yang berada pada ketinggian 4.676 meter di atas permukaan laut.

Menurut dia, erupsi berdurasi sekitar 6 menit itu terekam di seismogram memiliki amplitudo maksimum 33 mm. Kolom abunya teramati tebal kelabu dan condong ke arah selatan dan barat daya.

"Sebaran abu mengarah ke selatan-barat daya," katanya.

Gunung Semeru pada Jumat (6/11) sore juga mengalami erupsi dan meluncurkan awan panas guguran sejauh 5 kilometer dari puncak ke arah Besuk Kobokan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Isnugroho menyampaikan bahwa erupsi serta luncuran awan panas guguran itu tidak sampai berdampak signifikan terhadap aktivitas warga di lereng Semeru.

"Aktivitas warga berjalan lancar dan tidak ada dampak yang terjadi akibat erupsi disertai APG Semeru karena zona merah rawan bencana erupsi sudah steril dari aktivitas masyarakat," tuturnya.

Kendati demikian, BPBD Lumajang mengimbau warga sekitar Semeru tetap waspada. Tim Reaksi Cepat BPBD bersama aparat TNI dan Polri di Pos Pantau Curah Kobokan dan Oro-Oro Ombo juga siaga mengantisipasi aktivitas vulkanik gunung api itu.

Isnugroho menyampaikan bahwa Gunung Semeru statusnya Siaga (Level III). Warga dan pengunjung dilarang melakukan aktivitas di area dalam radius 13 km dari puncak gunung, di sepanjang Besuk Kobokan.

Selain itu warga tidak boleh melakukan aktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena luncuran awan panas dan aliran lahar berpeluang mencapai jarak 17 km dari puncak.

"Masyarakat juga tidak boleh beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," kata Isnugroho​.

BPDB mengimbau warga mewaspadai dampak luncuran awan panas, guguran lava, dan aliran lahar di sepanjang lembah dan aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Semeru, yang tingginya 3.676 meter di atas permukaan laut.

"Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Gunung Semeru Luncurkan Gug...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.