Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Jayawijaya Memastikan Anak Jalanan Dapat Mengakses Pendidikan

📅 Minggu, 06 Jul 2025, 19:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Jayawijaya Memastikan Anak Jalanan Dapat Mengakses Pendidikan Doc: ANTARA
Ket. Bupati Jayawijaya, Atenius Murib, ketika diwawancarai sejumlah wartawan di Wamena.

WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, memastikan anak jalanan di daerah itu akan dapat memperoleh masa depan mereka melalui pendidikan.

Bupati Jayawijaya, Atenius Murib, di Wamena, Minggu (6/7), mengatakan anak jalanan jangan dibiarkan tidak dapat mengakses pendidikan.

“Penanganan masalah anak-anak jalanan itu masuk dalam visi misi kami. Mereka jangan dibiarkan tetapi harus dirangkul dan memberikan harapan masa depan yang baik bagi mereka,” katanya.

Menurut dia, anak jalanan itu menjadi tanggung jawab semua pihak, baik orang tua, masyarakat, maupun pemerintah daerah.

“Keseriusan kami dalam 100 hari kerja ini dengan mengirimkan sebanyak 50 anak jalanan untuk menempuh pendidikan di Yogyakarta sesuai umurnya,” ujarnya.

Dia menekankan, melalui program 100 hari kerja itu, pihaknya ingin anak jalanan jangan lagi disebut seperti itu, tetapi sebutlah mereka dengan anak-anak yang masih memiliki masa depan yang baik.

“Kami sudah mendata, melihat kondisi keluarganya sehari-harinya seperti apa, mengapa mereka berada di jalanan, sehingga harus dirangkul. Kami juga melibatkan senior-seniornya yang disebut pemuda lintas batas untuk mengkoordinir anak-anak jalanan untuk mendapatkan perhatian lebih,” katanya.

Dia menambahkan bahwa pihaknya saat ini bekerja sama dengan Sekolah Misi Tabera Yogyakarta untuk membina anak-anak jalanan dari Kabupaten Jayawijaya untuk membina kepribadian dan pendidikan mereka.

“Tahap pertama atau dalam tahun ini kami kirimkan 50 anak ke Yogyakarta, dan tahap selanjutnya akan dikirim lagi hingga seluruh anak jalanan di Kabupaten Jayawijaya ini tidak ada,” ujarnya.

Dia berharap 360 anak jalanan yang didata saat ini akan memperoleh masa depan yang baik dengan kemampuan pendidikan mental, agama dan karakter setelah dikirim ke Yogyakarta.

“Harapan kami setelah mereka kembali mereka dapat menjadi agen perubahan bagi diri mereka, keluarga dan lingkungan sekitar sehingga mereka memiliki masa depan yang cemerlang,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.