Iga Swiatek Dipaksa Kerja Keras untuk Melaju ke Babak Ketiga Wimbledon
Jumat, 04 Jul 2025, 08:40 WIBLONDON - Unggulan ke delapan Iga Swiatek terhindar dari kekalahan di Wimbledon, Kamis (3/7) waktu setempat, setelah mampu bangkit untuk membalikkan keadaan saat mengalahkan Caty McNally.
Juara Grand Slam lima kali itu mengalahkan lawannya dari AS tersebut dengan 5-7, 6-2, 6-1 dalam pertarungan babak kedua di Centre Court selama dua jam 25 menit.
"Yang pasti, set kedua dan ketiga, saya bermain seperti yang saya inginkan," kata Swiatek usai pertandingan seperti disiarkan WTA.
"Pada set pertama, saya sedikit kesulitan karena memiliki skor yang bagus di awal. Jelas Caty memenangkan set tersebut. Saya senang saya bisa bangkit dan memainkan permainan saya."
Dengan kemenangan itu, menurut catatan WTA, Swiatek menjadi petenis ketiga abad ini yang mencapai babak ketiga setelah 22 kali tampil di Grand Slam berturut-turut, bergabung dengan Amelie Mauresmo dan Serena Williams.
Mantan petenis nomor satu dunia itu belum pernah kalah sebelum babak ketiga Grand Slam sejak US Open 2019, dan kini dia memiliki catatan 23-2 dalam pertandingan babak kedua Grand Slam.
Saat ini menduduki peringkat empat dunia setelah melaju ke final Bad Homburg pekan lalu, Swiatek kini akan menghadapi petenis AS lainnya dalam babak ketiga, mantan pemain Top 10 Danielle Collins.
Swiatek unggul 7-2 atas Collins dalam head-to-head mereka, tapi Collins memenangi pertemuan terakhir mereka di lapangan tanah liat Roma 2025 dengan straight set. Kemenangan Collins lainnya atas Swiatek juga terjadi dalam pertemuan di Grand Slam pada semifinal Australian Open 2022.
McNally yang belum lama menjalani operasi siku, menunjukkan penampilan luar biasa, bangkit dari ketertinggalan 4-1 dan merebut set pertama dari Swiatek.
"Saya pikir saya kehilangan intensitas (selama set pertama)," kata Swiatek.
"Jelas saya tahu saya bisa bermain dengan baik karena saya melakukannya di awal pertandingan, tetapi saya kehilangan kualitas, melakukan beberapa kesalahan sendiri. Kemudian di lapangan rumput saya merasa momentum dapat berubah dengan cepat."
Pertandingan penentu terjadi pada kedudukan 1-0 dalam set kedua ketika McNally menepis lima break point. Namun, Swiatek mengonversi peluang keenamnya dalam pertandingan itu, dengan mematahkan servis lawan.
Swiatek mengambil kendali pada akhir pertandingan, memenangi tujuh gim berturut-turut untuk memimpin 5-0. McNally melakukan perlawanan terakhir dan mengumpulkan tiga break point, tetapi Swiatek menutup set ini dengan ace kelimanya.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
De la Fuente Optimistis Yamal dan Nico Williams Siap Tampil Bela Spanyol di Piala Dunia
-
Gubernur Kaltara Kunjungi Mahasiswi Diduga Jadi Korban Penyekapan dan Kekerasan Seksual di Makassar
-
Terpilih Jadi Vice Chair C40 Cities, Gubernur Pramono Bawa Jakarta ke Panggung Global
-
Langgar Aturan, Southampton Didiskualifikasi dari Playoff Promosi Divisi Championship
-
IHSG Anjlok 22 Persen Sepanjang 2026
-
San Antonio Spurs Melaju ke Final Wilayah Barat Usai Kalahkan Minnesota Timberwolves
-
Perkuat Keamanan Pangan Dilakukan Pemprov Sumut untuk Hadapi El Nino
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.