Bapanas Sebut Gerai Kopdes Merah Putih Pangkas Rantai Pasok

Jumat, 04 Jul 2025, 02:00 WIB

Jakarta - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menyatakan pemerintah akan menyederhanakan rantai pasok pangan pokok melalui penguatan jaringan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dilengkapi dengan gerai sembako di tiap wilayah.

"Permasalahan rantai pasok itu kalau di sembako, terlalu panjang sehingga ini harus dipotong, harus ringkas melalui gerai sembako," kata Arief dikonfirmasi melalui telepon di Jakarta, Kamis (3/7).

Ket. Foto: Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi. — Sumber: Antara

Menurut dia, gerai sembako akan memudahkan masyarakat memperoleh bahan pangan pokok secara ekonomis tanpa penurunan kualitas, sekaligus menekan rantai distribusi sembako yang selama ini dinilai terlalu panjang dan mahal.

Sebagai contoh, kata Arief, dalam rantai pasok perberasan berdasarkan data kajian Badan Pusat Statistik (BPS) tentang distribusi perdagangan komoditas beras tahun 2024, diperoleh pola perdagangan yang memperlihatkan saluran beras dari produsen sampai konsumen masih perlu melalui beberapa pihak.

Dari pola yang terbentuk, produksi beras dari produsen kebanyakan didistribusikan ke pedagang grosir hingga mencapai 62,71 persen.

Lalu 14,06 persen didistribusikan ke pedagang eceran dan hanya 10,85 persen didistribusikan langsung ke konsumen rumah tangga tanpa melalui pedagang perantara.

"Sehingga Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan dapat mengintervensi pola perdagangan ini," ujarnya.

Menurut dia, pasokan gerai sembako nantinya bersumber dari petani, peternak, Gapoktan, BUMN, BUMD, swasta hingga asosiasi, yang sebelumnya telah menyatakan dukungan pada Rapat Koordinasi Gerai Sembako pada 26 Juni 2025.

Arief menambahkan gerai Kopdes Merah Putih akan menyediakan komoditas utama seperti beras SPHP, Minyakita, gula dan tepung, sekaligus membantu meredam inflasi pangan.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan Presiden Prabowo Subianto memerintahkan setiap Kopdes Merah Putih minimal memiliki enam unit usaha agar menghasilkan keuntungan rutin dan berkelanjutan, selama dikelola dengan serius dan benar oleh masyarakat desa.

Unit usaha pertama yakni agen pupuk yang dipastikan selalu untung karena dibutuhkan petani, sekaligus memotong peran tengkulak dan rentenir yang selama ini menekan penghasilan petani di desa.

Unit usaha kedua pangkalan gas LPG tiga kilogram yang keuntungannya dapat mencapai puluhan juta per bulan jika dikelola koperasi dengan anggota desa yang besar dan pemakaian rutin.

Ketiga adalah agen sembako yang memotong delapan lapis distribusi dari produsen ke konsumen desa sehingga harga lebih murah dan keuntungan koperasi meningkat signifikan secara langsung.

"Agar memotong rantai pasok, ada (usaha) agen sembako, langsung dari produsen sampai desa," kata Zulhas pada Kick Off Pelatihan Capacity Bulding Sumber Daya Manusia dan Penguatan Kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Jakarta, Rabu (25/6).

Kemudian tiga unit lainnya mencakup penyalur bantuan pemerintah, agen layanan keuangan seperti BRI Link untuk akses perbankan desa, serta klinik kesehatan kecil guna mendukung gizi dan layanan dasar.

  • kopdes merah putih

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Tim Gabungan Kendalikan Titik Api di TPSA Ciniru Kuningan

Iran Ancam Anggap Musuh Siapa Pun yang Ikut Blokade Ekonomi AS

Kanada Balas Tarif Trump, Siap Bidik Baja hingga Elektronik AS

Tragedi Shalat Jumat di Nigeria: Masjid Diserbu Geng Motor, 60 Jemaah Raib Diculik

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.