Shanghai Luncurkan Platform bagi Wisatawan Asing
Kamis, 03 Jul 2025, 20:36 WIBSHANGHAI - Shanghai pada Rabu (2/7) meluncurkan Easy Go, sebuah platform lengkap yang bertujuan untuk menyederhanakan layanan digital bagi pengunjung internasional, memanfaatkan kebijakan bebas visa yang semakin diperluas dan pengembalian pajak instan yang diberlakukan oleh Tiongkok.
Platform tersebut, yang dikembangkan oleh Kantor Urusan Luar Negeri Pemerintah Rakyat Kota Shanghai, Kantor Pusat People's Bank of China (PBOC) di Shanghai, bersama sejumlah departemen kota lainnya, mengintegrasikan beragam layanan konsumsi dan informasi pariwisata ke versi internasional Alipay. Platform ini membuat pelancong tidak perlu lagi mengunduh banyak aplikasi serta mengatasi kendala bahasa yang mereka hadapi sebelumnya.
Para pengguna internasional dapat mendaftar hanya dengan satu kali klik untuk mengakses 30 program mini yang berkaitan dengan empat sektor utama, yakni kuliner, transportasi, wisata, dan belanja.
Fungsi intinya meliputi pengiriman makanan, rekomendasi restoran, angkutan umum, layanan transportasi daring (ride-hailing), rekomendasi perjalanan, pemesanan tiket, penyimpanan bagasi, dan lokasi layanan pengembalian pajak. Platform tersebut beroperasi terutama dalam bahasa Inggris dan menawarkan terjemahan multibahasa secara waktu nyata (real-time).
Easy Go juga dilengkapi dengan fungsi "ketuk untuk pengembalian pajak" (tap for tax refund) yang terhubung ke peta yang akan menunjukkan lokasi-lokasi untuk pengembalian pajak di kota tersebut, dan menyediakan panduan kota terkini serta kiat perjalanan. Video media dan pemengaruh (influencer) yang mempromosikan Shanghai dan Tiongkok juga tersedia di platform itu.
"Easy Go merupakan platform yang sangat mudah untuk digunakan karena semuanya menjadi satu," kata Clarisse Le Guernic, yang berasal dari Prancis.
"Turis asing yang datang ke Shanghai, mereka tidak perlu mengunduh banyak aplikasi berbeda, dan mereka dapat melakukan pembayaran, menerjemahkan, memesan makanan, menggunakan layanan penyewaan sepeda cukup dengan Easy Go," katanya.
Mulai Juni, pelancong dari 55 negara dapat memanfaatkan program transit bebas visa selama 240 jam di Tiongkok.
Tiongkok juga telah memperluas program akses bebas visa unilateral, yang memungkinkan wisatawan dari 47 negara untuk tinggal hingga 30 hari. Ant/Xinhua
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Laut Jayapura Melimpah! Tangkapan Ikan Tembus 45 Ribu Ton di 2024
-
Penjualan Tesla di Tiongkok Capai Rekor Tertinggi pada 2024
-
BMKG Prakirakan Jaksel dan Jaktim Diguyur Hujan pada Jumat (25/9) Malam
-
Menpar Perkuat Ekosistem Pariwisata Halal di Desa Wisata Jatimulyo, Kulon Progo
-
ATR/BPN Buka Program Sertifikat Tanah Gratis, Ini Cara Daftar PTSL 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.