Cuma Butuh 150 Menit Seminggu, Olahraga Bisa Bikin Prediabetes Mundur Teratur!
Kamis, 03 Jul 2025, 20:30 WIBJAKARTA - Kabar baik buat kamu yang lagi berjuang mengatur kadar gula darah, ternyata, cukup olahraga rutin selama 150 menit per minggu bisa bantu membalikkan kondisi prediabetes dan mencegahnya berkembang jadi diabetes tipe 2!
Dalam dunia medis, prediabetes adalah fase kritis saat kadar gula darahmu mulai naik, tapi belum cukup tinggi untuk disebut diabetes.
Tapi jangan salah, meski belum masuk kategori diabetes, prediabetes tetap bisa jadi alarm bahaya.
Studi terbaru yang dipublikasikan di Cardiovascular Diabetology â Endocrinology Reports menunjukkan bahwa aktivitas fisik ringan selama dua jam lebih dalam seminggu dapat meningkatkan peluang seseorang untuk keluar dari zona prediabetes. Dan hasilnya nggak main-main.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization), diabetes tipe 2 sebenarnya bisa dicegah dengan menjaga berat badan tetap ideal dan rutin berolahraga.
Ini juga menjadi dasar studi yang dilakukan di Cali, Kolombia, terhadap 130 orang dewasa berusia rata-rata 69,5 tahun, di mana semuanya didiagnosis prediabetes saat awal penelitian.
Selama satu tahun masa pemantauan, para partisipan dipantau intensif oleh dokter spesialis penyakit dalam, ahli gizi, psikolog, dan fisioterapis. Mereka juga menjalani berbagai pengukuran, termasuk HbA1câparameter penting untuk menilai kontrol gula darah jangka panjang.
Hasilnya? Sebanyak 21,5% berhasil mengembalikan kadar gula darahnya ke level normal, 64,6% tetap dalam status prediabetes, dan sisanya, 13,8%, justru berkembang jadi diabetes tipe 2.
Yang menarik, partisipan yang rutin olahraga lebih dari 150 menit seminggu memiliki kemungkinan empat kali lebih besar untuk reverse prediabetes. Bahkan setelah berbagai faktor penentu lain disesuaikan, angka ini tetap konsisten.
Sayangnya, nggak semua partisipan punya peluang yang sama. Mereka dengan indeks massa tubuh (BMI) di atas 25âyang artinya kelebihan berat badan atau obesitasâpunya 76% kemungkinan lebih kecil untuk keluar dari kondisi prediabetes.
Begitu juga dengan partisipan yang punya kadar HbA1c di atas 6%, yang hanya punya 26% kemungkinan untuk pulih.
Dr. David Cutler, dokter spesialis keluarga dari Providence Saint Johnâs Health Center di California, menyebutkan bahwa hasil ini jadi bukti nyata dari pesan yang udah lama digaungkan tenaga medis: pola makan, kontrol berat badan, dan olahraga adalah kunci hidup sehat.
âDengan target konkret seperti 150 menit olahraga per minggu, kita nggak cuma menurunkan risiko diabetes, tapi juga memperpanjang kualitas hidup,â katanya.
Lucy Chambers dari Diabetes UK juga menekankan bahwa meski ada faktor risiko seperti usia atau genetik yang nggak bisa diubah, gaya hidup sehat bisa jadi penyelamat.
âPrediabetes memang terasa seperti jalan tol menuju diabetes tipe 2, tapi kabar baiknya: masih ada kesempatan untuk putar balik,â ujarnya.
Kuncinya ada di kamu. Olahraga nggak perlu yang berat, jalan cepat, berenang, bersepeda santai, atau yoga bisa jadi awal yang baik. Lalu, perbaiki pola makan dan kurangi gula tambahan.
Karena pada akhirnya, perubahan kecil tapi konsisten adalah senjata paling ampuh untuk melawan diabetes.
Jadi, kalau kamu merasa sedang ada di fase prediabetes, jangan tunggu sampai terlambat. Waktunya ambil alih kendali atas tubuhmu sekarang juga.
Redaktur: Nayla Shabrina
Penulis: Nayla Shabrina, Nayla Shabrina
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.