AS Klaim Serangannya Tunda Program Nuklir Iran 2 Tahun, Begini Reaksi Panas Teheran!

Kamis, 03 Jul 2025, 15:46 WIB

Washington - Pentagon menyatakan bahwa serangan Amerika Serikat pada (22/6) terhadap tiga fasilitas utama nuklir Iran—Natanz, Fordow, dan Isfahan telah memundurkan program nuklir Teheran satu hingga dua tahun ke belakang.

Juru bicara Pentagon Sean?Parnell menyatakan, “Intelijen menilai program Iran telah sepenuhnya dilenyapkan,” dan secara konservatif “tertunda satu hingga dua tahun”.

Operasi tersebut disebut "Midnight Hammer" melibatkan pengeboman berat yang dinilai menghancurkan sejumlah infrastruktur kunci di bawah tanah. Namun beberapa sumber intelijen awal menyebut penundaan sebenarnya kemungkinan hanya beberapa bulan karena kemampuan Iran untuk menyembunyikan materi nuklir.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas?Araqchi via wawancara CBS News mengonfirmasi, “Tidak ada yang tahu persis apa yang terjadi di Fordow… tapi kerusakan sangat serius”. Organisasi Energi Atom Iran kini tengah menilai besarnya dampak serangan tersebut.

Sebagai balasan tegas, Presiden Masoud?Pezeshkian mengesahkan undang?undang yang menghentikan kerja sama Iran dengan IAEA hingga syarat keamanan bagi fasilitas dan ilmuwan terpenuhi. UU ini mensyaratkan bahwa setiap inspeksi di masa depan harus mendapat persetujuan dari Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.

IAEA sendiri menyatakan mereka menyadari keputusan Iran dan kini menanti klarifikasi resmi dari Tehran. Kecaman datang dari Sekretaris PBB melalui jubir Stephane Dujarric, yang menyoroti keputusan Iran itu sebagai "jelas-jelas mengkhawatirkan". Sementara itu, Departemen Luar Negeri AS melalui jubir Tammy Bruce menyebut penghentian kerja sama sebagai "tidak dapat diterima", menegaskan bahwa Teheran melewatkan peluang untuk memilih jalur damai.

Redaktur: Andriani Nuraini

Penulis: Andriani Nuraini

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.