Antisipasi Banjir Susulan, Tangerang Percepat Normalisasi Aliran Sungai

Kamis, 03 Jul 2025, 17:55 WIB

Kabupaten Tangerang - Pemerintah Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten mempercepat upaya normalisasi aliran Sungai Cimanceri di kawasan Olek, Desa Cisereh, Kecamatan Tigaraksa, sebagai mengantisipasi terjadinya banjir susulan di wilayah tersebut.

"Setelah kami diskusi dengan Pak Kadis Bina Marga, ternyata perlu dilakukan normalisasi saluran air sepanjang hampir 3 kilometer yang mengarah ke Sungai Cimanceri," ucap Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid usai meninjau langsung titik-titik genangan yang muncul pascahujan deras di kawasan Olek Tangerang, Kamis (3/7).

Ia mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan di lokasi titik genangan air yang ada di kawasan Olek perlu dilakukan upaya pengerukan pada sedimen sungai yang telah dipenuhi pasir, batu, lumpur dan lainnya yang bertahun-tahun mengendap di dasar sungai yang menyebabkan terjadi pendangkalan.

Menurut dia, upaya normalisasi ini penting untuk memperlancar aliran air, kendati dapat mengurangi potensi genangan dan banjir di kawasan tersebut.

"Memang terlihat ada beberapa lokasi yang tergenang air, namun tidak sampai masuk ke pemukiman warga, hanya sebagian kecil saja," ujarnya.

Ia menyebut bahwa selama terjadi banjir lebih banyak menggenangi kawasan jalan, dan hanya sedikit yang masuk ke area perumahan. Oleh sebab itu, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang diinstruksikan agar dapat segera menanganinya dengan cepat.

Kalau intensitas hujan tidak terlalu tinggi dan tidak berlangsung lama, sebenarnya tidak terjadi banjir. Tapi semalam hujan turun cukup deras dan lama, dari malam sampai pagi, karenanya kami akan segera mempercepat proses normalisasi ini," jelasnya.

Bupati pun mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air, sungai, maupun di pinggir jalan.

"Saya harap masyarakat lebih tertib dalam membuang sampah. Gunakan TPS atau tempat-tempat yang sudah disediakan. Jangan membuang sampah ke sungai atau saluran air, karena itu akan memperparah banjir," kata dia.

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.