Tangerang Cari Solusi Atasi 50.000 Warga Korban Banjir

Rabu, 14 Jan 2026, 01:20 WIB

TANGERANG – Hujan deras sepanjang hari Senin (12/1) mengakibatkan banyak wilayah banjir dan tergenang. Bahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, melaporkan sedikitnya 50.000 jiwa menjadi korban banjir akibat cuaca ekstrem. Pemkab Tangerang mencari solusi untuk mengatasi para korban bencana ini.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik, Selasa (13/1). Menuturkan 50.000 jiwaberada di Kecamatan Kosambi, Teluknaga, Pakuhaji, Pasar Kemis, Mauk, dan Sepatan. “Untuk update terakhir dari beberapa titik banjir, kurang lebih 10.000 kepala keluarga meliputi 50.000 jiwa jadi korban,” katanya.

Ket. Foto: Sejumlah warga korban bencana alam banjir di kecamatan Kosambi mengungsi ke lokasi aman dari genangan air. — Sumber: ANTARA/HO-Humas Pemkab Tangerang

Selain itu,sekitar 1.000 jiwa terpaksa dievakuasi. “Mereka antara lain dari Kecamatan Kosambi harus mengungsi. Namun, kami masih melakukan pendataan,” katanya. Taufik mengungkapkan kondisi air banjir di 18 lokasi bervariasi mulai ketinggian 20 hingga 80 centimeter. Lokasi terparah adalah Kecamatan Kosambi.

BPBD Kabupaten Tangerang telah koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan proses penanganan dan pengiriman bantuan kepada korban. Taufik mengimbau warga tetap waspada cuaca ekstrem dan banjir susulan atas luapan aliran sungai.

Masyarakat juga diminta melaporkan setiap perkembangan di lapangan guna mendukung upaya penanganan yang lebih cepat. “Pemkabdan BPBD terus siaga, termasuk 14 pos damkar. Kami sedapat mungkin siap membantu masyarakat,” tandas Taufik. Menurutnya, dalam kejadian banjir ini tidak ada korban jiwa, namun terdapat kerugian material karena ratusan rumah dan ratusan hektare sawah terendam air.

Tim Medis

Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, mengerahkan tim medis seperti dokter dan perawat ke daerah-daerah banjir. Dia juga mengirimkan bantuan logistik. “Dinas Kesehatan bersama para dokter hadir untuk memeriksa kesehatan masyarakat. Kami jugamenyalurkan bantuan logistik sebagai penanganan awal bencana,” jelas Moch Maesyal Rasyid.

Menurutnya, kehadiran tim medis dan bantuan logistik di tengah bencana alam menjadi langkah penting sebagai penanganan cepat terhadap para korban. Melalui penanganan awal ini, lanjutnya, diharapkan bisa meringankan beban dan keselamatan masyarakat yang menjadi korban, terutama di Kecamatan Kosambi, khususnya di Kampung Rawa Lumpang.

Untuk jangka pendek, pemkab memberikan bantuan logistik. Hari Rabu ini dilakukan survei lanjutan dan merapatkan seluruh pihak terkait untuk mencari solusi teknis. Ini termasuk membahas pembuangan air agar dapat mengalir ke laut.

Bupati mengungkapkan sebagai langkah konkret pemkab dalam mengatasi bencana banjir di 18 titik dalam enam kecamatan tersebut, akan mengevaluasi secara menyeluruh bersama instansi terkait.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

Berita Terbaru

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.