• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Tidak Hanya Urusi Kehamila...

Tidak Hanya Urusi Kehamilan dan Persalinan, Bidan Juga Tempat Masyarakat Mencari Informasi Kesehatan

Rabu, 02 Jul 2025, 19:10 WIB

JAKARTA – Bidan merupakan garda terdepan dalam kesehatan keluarga. Di samping memberikan layanan langsung, bidan juga berperan sebagai agen edukasi yang menjembatani akses masyarakat terhadap informasi pengobatan yang aman.

Para ibu selama ini menjadi pintu utama informasi seputar kesehatan bagi keluarga, harus dibekali pengetahuan yang tepat dalam menangani kondisi umum seperti demam pada anak. Karenanya, dukungan terhadap bidan sebagai salah satu sumber informasi terpercaya bagi ibu sangat krusial sehingga mereka siap menyebarluaskan edukasi kesehatan yang bertanggung jawab di komunitasnya.

Ket. Foto: Edukasi swamedikasi dan cek kesehatan gratis untuk bidan serta pengunjung di Kota Surabaya. Kegiatan yang diadakan Haleon ini dilakukan dalam rangka memperingati HUT ke-74 Ikatan Bidan Indonesia (IBI). — Sumber: Haleon

“Sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak, bidan memiliki posisi yang unik dan strategis sebagai sumber informasi terpercaya bagi para ibu. Bagi banyak keluarga, bidan menjadi tempat pertama untuk bertanya dan mendapatkan arahan seputar kesehatan,” kata Ketua IBI Dr. Ade Jubaedah, S.SiT, MM, MKM melalui siaran pers pada hari Rabu (2/7).

“Untuk itu, akses terhadap pengetahuan yang terkini dan berkelanjutan sangat penting agar para bidan dapat menjalankan perannya secara maksimal. Kami menyambut baik kolaborasi dengan Panadol yang terus mendukung upaya peningkatan kapasitas bidan dan memperluas jangkauan edukasi kesehatan yang inklusif di tengah masyarakat,” tambahannya.

Bidan di RS Putri Surabaya Siswati, menuturkan peran bidan sebenarnya jauh lebih luas dari yang banyak orang kira. Bidan tidak hanya mendampingi ibu selama kehamilan dan persalinan, tetapi juga menjadi tempat masyarakat mencari informasi kesehatan sehari-hari.

“Karena dekat dengan keluarga dan komunitas, kami sering menjadi jembatan antara layanan kesehatan formal dan kebutuhan nyata di lapangan. Saya mengapresiasi adanya program dari Panadol ini. Pelatihan seperti ini sangat penting agar kami bisa terus memperbarui pengetahuan dan menjalankan peran kami sebagai pendamping kesehatan keluarga,” ungkapnya.

Melanjutkan Komitmen Edukasi Kesehatan Lewat Panadol Klinik Cekatan

 Dalam rangka memperingati HUT ke-74 Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Haleon melalui merek pereda nyeri berbasis parasetamolnya, Panadol, turut berpartisipasi dalam kegiatan edukasi swamedikasi dan cek kesehatan gratis bidan serta pengunjung di Kota Surabaya.

Kolaborasi tersebut menjadi simbol dari kemitraan berkelanjutan antara Panadol dan IBI yang telah memasuki tahun kedua, sekaligus menegaskan komitmen jangka panjang Panadol dalam mendukung literasi kesehatan dan pengobatan mandiri yang inklusif bagi masyarakat.

Program tersebut mencakup edukasi berbasis komunitas, konsultasi langsung secara tatap muka, serta pendekatan telemedicine melalui teknologi Panadol Telepon Cekatan dan Panadol Koper Cekatan yang memudahkan masyarakat memperoleh informasi kesehatan tanpa harus mengunjungi fasilitas kesehatan secara langsung.

Saat ini, Panadol Klinik Cekatan telah hadir di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, dengan total jangkauan lebih dari 26.000 pasien hingga pertengahan tahun 2025.

Berdasarkan analisis temuan lapangan selama konsultasi online melalui telepon cekatan dijalankan, tiga keluhan kesehatan yang paling umum di antara komunitas sasaran program adalah nyeri otot & sendi, sakit kepala, juga flu dan batuk, memperlihatkan kebutuhan akan edukasi terkait pengobatan mandiri yang bijak.

Dalam rangkaian acara peringatan HUT IBI ke 74 ini, Panadol menghadirkan beberapa kegiatan seperti sesi edukasi bertema “Memilih Obat yang Aman untuk Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita” untuk membahas mengenai kriteria obat over-the-counter untuk situasi tertentu yang umum terjadi di rumah.

Layanan cek kesehatan gratis yang meliputi cek dasar seperti tekanan darah, kadar gula, dan asam urat. Selanjutnya akses konsultasi dokter secara jarak jauh melalui Panadol Koper Cekatan, solusi portabel yang memungkinkan partisipan berkonsultasi secara online.

General Manager Haleon Indonesia Dhanica Mae Dumo-Tiu, menyampaikan, edukasi kesehatan tidak boleh berhenti di satu komunitas saja. Harus ada kesinambungan, dan harus diperluas ke lebih banyak daerah untuk menjangkau masyarakat di berbagai lapisan.

“Inilah yang menjadi semangat Haleon dalam mewujudkan kesehatan yang lebih inklusif.  Kami mengucapkan selamat ulang tahun ke-74 kepada IBI, dan berharap kolaborasi ini menjadi landasan kuat untuk masa depan pengobatan mandiri yang lebih bijak, berbasis ilmu pengetahuan, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia,” kata dia.

Sebagai bagian dari komitmen Haleon untuk menghadirkan kesehatan  kesehatan sehari-hari yang lebih baik, Panadol berencana untuk terus memperluas jangkauan program Panadol Klinik Cekatan ke berbagai wilayah di Indonesia.

Kolaborasi dengan organisasi profesional, pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya akan menjadi kunci dalam meningkatkan literasi kesehatan dan mewujudkan sistem kesehatan yang lebih tangguh, inklusif, dan berpusat pada kebutuhan masyarakat.

  • Bidan
  • Ikatan Bidan Indonesia (IBI)
  • swamedikasi
  • tugas bidan

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.