Kopdeskel Merah Putih Tumbuh Masif, Jangan Sampai Cuma Indah di Statistik!
Rabu, 25 Jun 2025, 15:22 WIBMALANG â Koperasi Desa Merah Putih memiliki peran yang sangat penting dalam membangun ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.
Koperasi ini menjadi instrumen strategis untuk mewujudkan kemandirian ekonomi desa, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan sumber daya ekonomi.
Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono mengungkapkan pembentukan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih se-Indonesia telah rampung keseluruhan.
Wamekop Ferry dalam pidato sambutannya di dalam acara penyerahan surat keputusan (SK) pendirian 390 Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Malang yang dilaksanakan di Pendopo Agung Malang, di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (25/6), mengatakan penyelesaian pembentukan 80 ribu Kopdeskel Merah Putih telah dilaporkan langsung ke Presiden Prabowo Subianto.
"Kemarin sudah melaporkan kepada presiden bahwa pembentukan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Indonesia 100 persen sudah rampung," kata Ferry.
Ferry menyatakan Presiden Prabowo merasa senang dengan tuntasnya pembentukan Kopdeskel Merah Putih.
Sebab, hal ini menjadi bukti bahwa seluruh pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi, kabupaten dan kota, serta masyarakat sama-sama saling mendukung kesuksesan program tersebut.
"Artinya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor Nomor 9 Tahun 2025 sudah dilaksanakan oleh bapak ibu semua," ujarnya.
Menurut dia, penyelesaian pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini juga menjadi progres positif menuju digulirkannya program tersebut.
"Jadi mulai instruksi presidennya diterbitkan pada 27 Maret 2025 sampai hari ini atau dalam kurun waktu tiga bulan, 80 ribu kopdeskel sudah terbentuk," ucapnya.
Terkait urusan pembuatan badan hukum kopdeskel se-Indonesia, dikatakan oleh dia, bahwa hingga hari ini tercatat sudah ada 65 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang telah berlegalitas.
"Sudah mendekati 70 ribu. Insya Allah akhir bulan ini pembentukan badan hukumnya selesai," kata Ferry, yang juga sebagai Koordinator Ketua Pelaksana Harian Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini.
Ia optimis keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mampu menghadirkan kemaslahatan bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya yang tinggal di wilayah pedesaan.
"Di sinilah ada kombinasi top down dan bottom up atau hybrid kalau istilah sekarang. Negara hadir untuk masyarakat," tuturnya.
- Koperasi Merah Putih
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pulau Kecil, Gaung Besar: Kongsi Jadi Primadona di Course Internasional
-
Pendampingan operasional Koperasi Merah Putih di Sultra
-
Koperasi Merah Putih di Jawa Timur
-
Koperasi Merah Putih Berisiko Tinggi Jadi Ladang Korupsi Baru
-
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Luncurkan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih
-
Pemkab Soppeng dan Maros Komitmen Kawal Koperasi Merah Putih
-
Bank Mandiri Komitmen Bangun Ekonomi Desa Lewat Dukungan terhadap Koperasi Merah Putih
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.