Pemain Senior Menua, Regenerasi PBSI Mandek

Selasa, 24 Jun 2025, 06:35 WIB

JAKARTA – Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mulai mengevaluasi serius para penghuni Pelatnas Cipayung. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Eng Hian, mengeluarkan peringatan tegas kepada para atlet yang dinilai belum menunjukkan prestasi memadai, terutama mereka yang sudah lebih dari lima tahun menghuni pelatnas.

Usia para senior semakin menua, di sisi lain PBSI gagal meregenerasi. Harusnya KONI atau Menpora mengevaluasi pengurus PBSI, karena mereka ternyata gagal mendorong pemain senior berprestasi. Di sisi lain, regenerasi tidak berjalan.

Ket. Foto: Pasanga ganda putri Indonesia Lanny Tria Mayasari (kanan) dan Siti Fadia S. Ramadhanti (kiri) dalam ajang Thailand Masters 2025,Bangkok. — Sumber: Foto: PP PBSI

Dalam keterangan tertulis, Eng Hian menyatakan bahwa tolok ukur keberadaan seorang pemain di pelatnas tidak cukup hanya dari progres latihan, namun juga harus disertai dengan capaian konkret di podium kejuaraan. “Pemain yang sudah lima tahun lebih di pelatnas selain progres, harus fair dilihatnya adalah pencapaian,” ujar Eng Hian dalam keterangan tertulis yang diterima Senin (23/6).

Dia menegaskan bahwa PBSI bersama jajaran pelatih akan segera mengevaluasi atlet-atlet tersebut.

Evaluasi ini muncul di tengah tren negatif yang dialami elite bulu tangkis Indonesia sepanjang musim 2025. Hingga pertengahan tahun, belum satu pun gelar diraih dari turnamen level BWF Super 500 atau lebih tinggi. Prestasi terbaik tahun ini datang dari dua turnamen BWF Super 300.

Gelar terakhir diraih ganda putri Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti di Thailand Masters 2025, serta pasangan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu di Taiwan Open 2025. Kedua kemenangan tersebut menjadi penyelamat wajah bulu tangkis Indonesia, meski berada di level yang lebih rendah.

Melihat kenyataan itu, PBSI kini fokus mempercepat regenerasi dan mendorong pemain-pemain pelapis untuk naik kelas. Nama-nama seperti Alwi Farhan (tunggal putra), Putri Kusuma Wardani (tunggal putri), serta pasangan Jafar/Felisha masuk dalam daftar akselerasi PBSI untuk meraih prestasi internasional. ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.