- Home
-
- Luar Negeri
-
- Rusia Mengecam AS atas Ser...
Rusia Mengecam AS atas Serangan ke Iran: 'Kotak Pandora Telah Dibuka'
Senin, 23 Jun 2025, 11:00 WIBPBB - Duta Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia, mengecam keras serangan militer Amerika Serikat terhadap Iran, menyebutnya sebagai tindakan tidak bertanggung jawab dan provokatif. Dalam pernyataannya di Dewan Keamanan PBB, Nebenzia menyatakan bahwa AS telah membuka "Kotak Pandora" dan tidak ada yang bisa memprediksi skala bencana yang mungkin terjadi.
AS Telah Membuka Kotak Pandora
Nebenzia menekankan bahwa Rusia mengecam dengan tegas keputusan Washington untuk menyerang Iran, negara berdaulat anggota PBB. "Rusia mengutuk dengan tegas tindakan tidak bertanggung jawab, berbahaya, dan provokatif yang dilakukan Amerika Serikat terhadap Republik Islam Iran," katanya.
Dukungan PBB untuk De-Eskalasi
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyatakan "sangat khawatir" atas serangan militer AS terhadap fasilitas nuklir Iran. Ia menyerukan agar anggota PBB mengutamakan de-eskalasi dan memenuhi kewajiban mereka menurut Piagam PBB dan hukum internasional.
Latar Belakang Serangan
Serangan AS terhadap Iran terjadi setelah Israel dilaporkan meminta AS terlibat dalam serangan udara terhadap beberapa titik di Iran. Israel juga telah menyerang beberapa fasilitas yang terkait dengan program pengembangan nuklir Teheran sejak mereka meluncurkan serangan rudal pada 13 Juni.
Konsekuensi yang Mungkin Terjadi
Dengan keterlibatan AS dalam agresi Israel terhadap Iran, risiko konflik yang terjadi saat ini dapat semakin tak terkendali, sehingga menyebabkan konsekuensi terburuk bagi rakyat sipil, kawasan, dan dunia. Apakah situasi ini akan semakin memburuk, ataukah akan ada langkah-langkah untuk mengurangi ketegangan? Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.
- Rusia
- Israel
- Amerika Serikat
- Iran
- Kotak Pandora
Redaktur: Andriani Nuraini
Penulis: Andriani Nuraini
Berita Terkait:
-
AS Membentuk Komando Pasukan Khusus Penjaga Pantai untuk Mendukung Kebutuhan Penyitaan Kapal Musuh
-
AS Cabut Larangan, Rajungan Gillnet RI Bebas Masuk Pasar AS Lagi
-
RI Bidik Minyak Rusia—Pertamina Siap Eksekusi Arahan Pemerintah
-
Kemhan Bantah Amerika Serikat Bebas Lintas Udara di MDCP: Kedaulatan RI Jadi Prioritas
-
Sedikitnya 254 Tewas setelah Israel Kembali Menyerang Lebanon
-
Amerika Serikat dan Vietnam Bersatu, Dominasi Tiongkok di Industri Chip Terancam Runtuh
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.