Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kawal Pelaksanaan SPMB Daerah untuk Memastikan Menjangkau Semua

📅 Senin, 23 Jun 2025, 23:39 WIB | Oleh:
Kawal Pelaksanaan SPMB Daerah untuk Memastikan Menjangkau Semua Doc: Antara
Ket. Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen Hafidz Muksin (kanan) berbincang dengan calon murid dan orang tuanya saat meninjau pelaksanaan SPMB di SMAN 1 Purwakarta, Jawa Barat.

Jakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus mengawal pelaksanaan sistem penerimaan murid baru (SPMB) di berbagai daerah agar berjalan objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, serta tanpa diskriminasi sehingga menjangkau semua kelompok masyarakat.

"Kami ingin memastikan bahwa semua jalur penerimaan, baik jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dapat dilaksanakan sesuai regulasi," kata Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen Hafidz Muksin dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Ia selaku tim pengawas SPMB melakukan peninjauan langsung ke SMPN 1 Purwakarta dan SMAN 1 Purwakarta.

Menurut dia, peninjauan tim pengawas dari Kemendikdasmen adalah upaya mengawal proses SPMB agar berjalan lancar guna mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.

Pada kesempatan tersebut, Hafidz Muksin menanggapi aspirasi dari seorang guru yang berharap kuota jalur mutasi untuk anak guru bisa ditambah lebih banyak.

"Kami menerima masukan yang sangat baik ini, karena mempertimbangkan kuota tersebut untuk guru berasal dari berbagai jenjang, bukan hanya guru SMA. Aspirasi ini akan kami diskusikan ke kementerian," katanya.

Dengan pengawasan langsung dari pusat, pihaknya berharap SPMB tahun ini mencerminkan semangat inklusi dan pemerataan akses pendidikan.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan terus mengawal proses ini agar tidak terjadi pelanggaran ataupun ketimpangan, serta bila ada permasalahan dapat segera diselesaikan.

"Pendidikan bermutu harus menjadi hak semua murid dan SPMB yang berkeadilan ini adalah salah satu pintu awal untuk mewujudkan hal itu secara nyata," kata Hafidz Muksin.

Di SMAN 1 Purwakarta, panitia menyediakan ruangan khusus untuk pelayanan langsung bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan anaknya.

Proses SPMB di sekolah tersebut berjalan lancar.

Salah satu orang tua murid yang mengikuti SPMB dari jalur mutasi, menyampaikan puas atas pelayanan dan sistem yang diterapkan.

"Saya merasa sangat terbantu dengan adanya jalur mutasi yang difasilitasi oleh sistem SPMB ini. Semua prosedurnya jelas, dan panitia sekolah sangat membantu. Ini membuat saya yakin anak saya bisa mendapatkan pendidikan terbaik meski berpindah kota," tutur orang tua murid tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.