• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Singkirkan Gadget, Ikuti T...

Singkirkan Gadget, Ikuti Tips Ini Agar Anak Anda Senang Membaca Buku

Minggu, 22 Jun 2025, 15:00 WIB

Buku adalah cerminan diri kita dan jendela ke dunia lain yang memungkinkan kita menjadi bagian dari dunia tersebut.

Membaca dapat membantu dalam penilaian dan ujian. Tapi yang lebih penting lagi, membaca memberi informasi tentang pandangan dunia kita—membuat anak-anak dan remaja lebih relaks, membantu mereka mempelajari hal-hal baru, mempertimbangkan sesuatu dari perspektif yang berbeda, dan membebaskan imajinasi mereka.

Ket. Foto: — Sumber: MAED

Namun, survei tahunan National Literacy Trust (NLT) di Inggris menunjukkan bahwa anak-anak tidak lagi menikmati aktivitas membaca buku atau membaca untuk mengisi waktu luang sebanyak dulu, sebagaimana diungkap dalam artikel di The Conversation.

Orang tua bertanggung jawab menyeleksi bacaan anak agar mereka memiliki pengalaman membaca yang positif. Ini terkesan seperti tugas yang berat mengingat banyaknya buku bacaan untuk anak-anak di luar sana. Namun, ini justru sepatutnya dirayakan karena pilihan buku yang banyak berarti selalu ada buku untuk setiap anak.

Dalam penelitian berkelanjutan yang mendukung pengembangan literasi anak-anak, Asisten Kepala Millfield L.E.A.D Academy di Leicestershire, Inggris, Aaron Jordon memperkenalkan sesi membaca mingguan yang memungkinkan anak-anak menceritakan apa yang mereka baca.

Beberapa buku disediakan untuk dapat memantik imajinasi anak-anak. Berikut buku-buku yang dipilih oleh anak-anak dengan menerapkan prinsip-prinsip umum berikut:

1. Penting bagi anak untuk dapat melihat diri sendiri dalam buku yang mereka baca

Memilih buku dengan tokoh utama seorang anak merupakan langkah awal yang baik. Namun, pertimbangkan juga aspek lain dari identitas anak yang mereka anggap penting.

Pilihan buku: Amari and the Night Brothers karya B.B. Alston.

Untuk usia 9+

2. Anak butuh orang tua sebagai contoh dalam memilih hal baik, tetapi mereka juga perlu membuat pilihan sendiri

Cara termudah dalam mengembangkan pilihan bacaan anak adalah dengan mengenalkan mereka pada serial ataupun penulis dengan koleksi tulisan (repertoar) yang luas. Saat anak menikmati sebuah buku, mereka dapat dengan mudah menemukan buku sejenis lainnya yang kemungkinan besar juga akan mereka sukai.

Pilihan buku: The Highland Falcon Thief karya M.G. Leonard dan Sam Sedgman.

Untuk usia 8+

3. Pilih buku yang memungkinkan anak terlibat lebih dari sekadar membaca kata-katanya

Apakah buku tersebut membantu anak-anak terlibat dengan isu yang lebih besar? Dapatkah mereka mengunjungi latar buku tersebut? Mempertimbangkan bagaimana anak berinteraksi dengan teks yang mereka baca adalah hal yang penting.

Pilihan buku: Where the River Runs Gold karya Sita Brahmachari.

Untuk usia 9+

4. Memungkinkan anak mengeksplorasi bidang minat lain lewat membaca

Contohnya, nonfiksi yang terinspirasi oleh hobi yang paling mereka sukai, atau novel fiksi yang berlatar waktu saat mereka menikmati pelajaran di sekolah.

Pilihan buku: When the Sky Falls karya Phil Earle.

Untuk usia 9+

5. Ambil inspirasi dari kenangan bacaanmu sendiri, tapi jangan terikat padanya

C.S. Lewis, Roald Dahl, dan J.R.R. Tolkien mungkin telah mendominasi rak buku masa kecilmu, tetapi banyak penulis kontemporer yang juga meneruskan warisan para penulis hebat di masa lalu. Membagikan buku yang kamu sukai kepada anak mungkin merupakan pengalaman baru yang menyenangkan. Namun, kamu tidak perlu memaksakan seleramu.

Pilihan buku: Impossible Creatures karya Katherine Rundell.

Untuk usia 9+

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.