Miliki Peran Penting terkait Perubahan Iklim, Indonesia Sampaikan Kemajuan dan Penerapan Hutan Adat di Forum Internasional

Minggu, 22 Jun 2025, 13:55 WIB

JAKARTA - Pemerintah Indonesia berkontribusi dalam forum internasional yang memperjuangkan hak-hak masyarakat adat dalam kaitan dengan perubahan iklim, termasuk memaparkan kemajuan dan perkembangan Program Hutan Adat di Tanah Air.

Kasubdit Penetapan Hutan Adat dan Perlindungan Kearifan Lokal dari Direktorat Penanganan Konflik Tenurial dan Hutan Adat Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Yuli Prasetyo Nugroho menyampaikan Indonesia telah mengikuti Forum Working Grup Local Community and Indigenous People Platform (FWG LCIPP) sejak awal forum itu dibentuk dan bahkan pernah menjadi anggota non-perwakilan masyarakat adat dari unsur pemerintah.

Ket. Foto: Forum Working Grup Local Community and Indigenous People Platform (FWG LCIPP) di Bonn, Jerman. — Sumber: antara foto

"Indonesia selalu melakukan intervensi untuk mengabarkan mengenai upaya-upaya Pemerintah Indonesia dengan program hutan adat. Pada FWG 2025 di Bonn Jerman, Indonesia untuk pertama kalinya diminta Sekretariat LCIPP untuk menyampaikan best practice Indonesia,” katanya ketika dihubungi dari Jakarta, Minggu (22/6).

Dalam kesempatan ini Kemenhut menyampaikan capaian Hutan Adat Indonesia sejak 2016, dengan 156 komunitas Masyarakat Hukum Adat (MHA) mengelola hutan adat seluas 332.505 hektare di 19 provinsi dan 41 kabupaten/kota.

Implementasi terkait hutan adat yang dijalankan di Indonesia dipaparkan dalam acara Dialog Tahunan LCIPP " The Ethical and Equitable Incorporation of Indigenous Values and Knowledge and Local Knowledge Systems in Nationally Determined Contributions" yang dilakukan pada bulan Juni ini.

Yuli Prasetyo menyampaikan indegenous people di Indonesia disebut dengan Masyarakat Hukum Adat/Masyarakat Adat (Adat Law Community). Oleh karena itu masyarakat lokal tidak dapat dipisahkan dari masyarakat hukum adat.

Hal itu dikarenakan mayoritas masyarakat Indonesia bersifat genealogis dan teritorial yang mendiami wilayah negara Indonesia yang memiliki interaksi dengan sumber daya alamnya.

“Hanya saja masyarakat adat di Indonesia telah banyak mengalami perubahan dan transformasi baik karena ekonomi, pembangunan, dan perubahan sosial, tanpa pernah kehilangan jati dirinya sebagai masyarakat adat. Hal ini juga didukung oleh masyarakat adat di Brasil yang memiliki kesamaan dengan situasi di Indonesia," ucapnya.

Hutan Adat di Indonesia, kata dia, adalah memiliki peran penting penting. Dengan kawasan hutan saat ini terbagi menjadi hutan negara dan hutan adat, sehingga MHA memiliki peran penting dalam pembangunan Indonesia khususnya dalam perubahan iklim.

“Saat ini juga Menteri Kehutanan telah membentuk Satgas Percepatan Penetapan Hutan Adat yang merangkul dan mengolaborasikan banyak pihak termasuk para akademisi dan lembaga swadaya masyarakat,” ucapnya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.