Pemprov Kaltim Matangkan Program Pendidikan Gratis
Jumat, 20 Jun 2025, 03:09 WIBSAMARINDA - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mematangkan pelaksanaan program Gratsipol dan Jospol berupa bantuan pendidikan gratis untuk siswa SMA/SMK/SLB serta mahasiswa baru S1/S2/ hingga S3 Tahun Ajaran 2025/2026. Langkah ini sebagai upaya menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas untuk menyongsong keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kaltim.
Kepala UPTD Tekkom dan Infodik Disdikbud Kaltim M Awaluddin, menjelaskan program ini mencakup pembiayaan seragam lengkap untuk peserta didik tingkat SMA/SMK sederajat, termasuk sepatu dan tas, serta perlengkapan pendukung kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka dan Palang Merah Remaja (PMR).
Untuk jenjang perguruan tinggi, bantuan diberikan kepada mahasiswa baru yang diterima di kampus mitra terakreditasi A dan B, baik di dalam maupun luar daerah.
âGratispol menjadi wujud nyata komitmen Pemprov Kaltim dalam menghadirkan pendidikan yang lebih inklusif dan tanpa beban biaya. Program ini akan dieksekusi segera setelah proses PPDB tingkat SMA/SMK dan seleksi mahasiswa baru selesai,â katanya di Samarinda, kemarin.
Ia mengatakan seluruh siswa dan mahasiswa yang telah dinyatakan lolos seleksi akan langsung tercatat sebagai penerima manfaat.
Selain membebaskan biaya seragam dan perlengkapan sekolah, pemprov berkomitmen menanggung berbagai kebutuhan penunjang pendidikan lainnya.
Untuk jenjang pendidikan tinggi, program ini menyasar mahasiswa baru yang telah berdomisili di Kalimantan Timur minimal tiga tahun.
Dia juga mengatakan target besar Pemprov Kaltim yang akan menghadirkan sekolah unggul dan menyasar seluruh kabupaten/kota di Kaltim, diawali dengan tiga kandidat sekolah unggul, yakni SMA Negeri 2 Sangatta Utara, SMA Negeri 3 Tenggarong, dan SMA Negeri 10 Samarinda, untuk selanjutnya akan diikuti sekolah-sekolah lain pada masa mendatang.
âSementara di tiga lokasi tersebut, sesuai arahan Pak Gubernur dan Wakil Gubernur, sekolah unggul bentuknya bisa mendirikan sekolah baru atau merevitalisasi sekolah yang sudah ada, dan tentunya unggul yang kita inginkan ke depannya tidak hanya unggul dalam fasilitas sekolahnya, namun juga unggul SDM pelajarnya juga tenaga pengajar dan pendidiknya,â katanya.
Ia mengatakan sekolah unggul juga sebagai bentuk strategi Pemprov Kaltim mewujudkan pembangunan dan peningkatan infrastruktur pendidikan. Sekolah unggul diharapkan menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, keterampilan yang relevan, dan berdaya saing tinggi di tingkat global. Ant/S-2
- IKN Nusantara
- Pendidikan Gratis
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan
-
Perkuat Pendidikan Usia Dini demi Lulusan Berkualitas
-
Kebijakan Baru Keren, Pemkot Medan Perkuat Layanan Publik Melalui Media Sosial
-
V BTS Ungkap Perjuangannya Mengatasi Gangguan Pendengaran Saat "Live" di Weverse
-
Airlangga Naikkan Target KUR, Kredit UMKM Rp2.000 Triliun Dipertaruhkan
-
Ada Lonjakan Tinggi, BPS: Kunjungan Wisman ke NTT Capai 29.152 Orang pada Juni 2026
-
Mensesneg: Pemerintah Siapkan Konsep Dokter Terbang untuk Daerah Sulit Menjangkau Faskes
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.