Menlu Iran Bertolak ke Jenewa untuk Bahas Konflik dengan Israel Bersama Tiga Negara Eropa

Kamis, 19 Jun 2025, 19:55 WIB

JAKARTA - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi akan melakukan kunjungan diplomatik ke Jenewa, Swiss, pada Jumat (20/6/2025) untuk bertemu dengan para menteri luar negeri dari Inggris, Prancis, dan Jerman (E3). Pertemuan tersebut difokuskan untuk membahas ketegangan yang terus meningkat antara Iran dan Israel, serta upaya penyelesaian konflik melalui jalur diplomatik.

Araghchi menegaskan bahwa pertemuan ini diadakan atas permintaan ketiga negara Eropa, dan media pemerintah Iran melaporkan bahwa pembicaraan akan menjadi peluang untuk menjajaki de-eskalasi secara terarah. Menteri Luar Negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, juga dikonfirmasi akan bergabung dalam forum diplomatik tersebut.

Ket. Foto: — Sumber: The Nation

Menurut seorang pejabat Uni Eropa, partisipasi Kallas bertujuan untuk mendorong Iran agar fokus pada penyelesaian diplomatik atas perang yang sedang berlangsung. Meskipun demikian, beberapa sumber menyebutkan bahwa pembicaraan masih dalam tahap pertimbangan intensif.

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot dalam pernyataannya di Paris menyebut Iran menunjukkan sinyal ingin melanjutkan diskusi, termasuk kemungkinan membuka kembali saluran komunikasi dengan Amerika Serikat, asalkan ada gencatan senjata yang bisa dicapai.

“Pesan dari Iran cukup jelas: ada keinginan untuk melanjutkan diskusi, termasuk dengan AS, selama gencatan senjata menjadi prasyarat,” ujarnya.

Namun, Barrot menambahkan bahwa dari pihak Eropa, keinginan melanjutkan pembicaraan bergantung pada kesiapan Iran untuk melakukan pembalikan yang signifikan dan berkelanjutan terhadap program nuklir, pengembangan rudal balistik, dan aktivitas regional yang dianggap destabilisasi.

Pembicaraan di Jenewa akan berfokus pada kemungkinan jaminan dari Iran untuk mengurangi atau mengakhiri program nuklirnya, terutama di tengah meningkatnya tekanan setelah serangan Israel.

Araghchi sendiri menegaskan bahwa Teheran tidak pernah berniat mengembangkan senjata nuklir.

Dalam pernyataan publiknya, ia mengatakan, “Iran telah membuktikan dalam tindakannya bahwa kami tidak pernah dan tidak akan pernah mencari senjata nuklir.”

Meski begitu, Araghchi tetap menolak bertemu dengan utusan khusus AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, sebagai bentuk protes atas dukungan AS terhadap serangan udara Israel di wilayah Iran pada Jumat lalu.

Sebelum menuju Jenewa, Menteri Luar Negeri Inggris David Lammy dijadwalkan bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio di Washington untuk membahas strategi menghadapi krisis di Timur Tengah.

Araghchi juga dijadwalkan menghadiri pertemuan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang akan berlangsung di Istanbul, Turki, pada Sabtu (21/6), menurut sumber dari Kementerian Luar Negeri Turki.

Pertemuan ini menandai salah satu langkah diplomatik paling signifikan dalam beberapa pekan terakhir dan meningkatkan harapan bahwa jalur perundingan masih terbuka di tengah memburuknya ketegangan regional.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Rakyat secara Umum Cukup Antusias Memperingati HUT Kemerdekaan

Kemnaker Tegaskan Komitmen Perkuat SDM dan Buka Lebih Banyak Lapangan Kerja.

Harga Cabai Rawit Rp66.350/Kg, Telur Ayam Rp28.200/Kg

Us Open Bakal Diwarnai Ganda Campuran Dua Petenis Top Dunia

Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Selasa (18/8)

Panglima TNI Hadiri Karnaval Bersatu, Meriahkan Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Hari Ini, Mantan Menag Yaqut Cholil Bacakan Nota Perlawanan atas Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Semangat Kemerdekaan, Warga Ikuti Perlombaan di Pesta Rakyat SariWangi

Data Terbaru: Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi di Venezuela Bertambah Menjadi 6.438 Orang.

Cincinnati Open 2026: Swiatek dan Rybakina Melaju ke Babak 16 Besar

Dampak Gempa NTT, BPBD: 7.968 Rumah dan 744 Fasum-Infrastruktur Rusak

Sentimen Domestik terhadap Rupiah Relatif Positif Jelang Rapat Dewan Gubernur BI

Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara, IAS Pastikan Kesiapan Fasilitas dan Layanan Penunjang Operasional

Aturan Bagi Hasil Ojol Harus Dievaluasi, Pendapatan Bersih Pengemudi Jadi Ukuran Keberhasilan, Bukan Presentase

Sidang Perdana Fadjar Donny Tjahjadi, Eks Dirjen Bea Cukai Hadapi Kasus Ekspor CPO.

TASPEN Salurkan 400 Paket Sembako Senilai Rp155 Juta untuk Korban Gempa Flores.

Ndarboy Gank Sukses Goyang Panggung Pesta Rakyat di Bundaran HI dengan Kicau Mania

Kasus Kuota Haji, Yaqut Cholil Qoumas Bacakan Nota Perlawanan di Pengadilan.

WFH Tak Berlaku bagi ASN Pelayanan Publik, Pramono: Harus Ada di Lapangan!

Perangi TBC di Kepulauan Ponelo, DPRD Gorontalo Utara Apresiasi Para Kader.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.