Sepak Bola Indonesia Menuju Kesuraman, Mengapa? Berikut Alasannya
Rabu, 18 Jun 2025, 19:05 WIBJAKARTA - Â Mungkin penggemar sepak bola tanah air merasa bangga karena Timnas masih berpeluang melaju ke Piala Dunia 2026, meski lawan-lawan di babak empat sangat berat. Itukah prestasi sepak bola nasional/timnas?
Di tengah kegembiraan ini, ada kekawatiran mendalam bagi persepakbolaan nasional. Bahkan jika tidak disadari PSSI, bisa saja sepak bola Indonesia menuju kemuraman.
Salah satu alasan terkuat, untuk Liga 1 tidak ada pelatih lokal. Semua pelatih Liga 1 dari asing. Demikian juga makin banyaknya peluang pemain asing berlaga di lapangan, sampai delapan orang, dari 11 cadangan pemain asing.
Dulu banyak bergelut pelatih lokal. Sebut saja ada Jajang Nurjaman, Rahmad Darmawan, Aji Santosa, atau Widodo C Putro. Tapi kini mereka tak terpakai, kalah bersaing dengan pelatih asing.
PSIM Yogyakarta yang baru saja promosi pun ikut-ikutan menggunakan pelatih asing asal Belanda, Jean Paul van Gastel.
Yang mencolok, jajaran pelatih Timnas saat ini yang dipimpin Patrick Kluivert tak memakai jasa pelatih lokal satu pun. Semua asisten dari Belanda juga.
Masa Depan Suram
Maka di masa depan persepakbolaan Indonesia sungguh madesu (masa depan suram). Pelatih tidak ada, pemain tidak ada (setiap klub boleh punya 11 pemain asing, 8 bisa diturunkan bareng). Ini jelas mempersempit pemain lokal untuk dapat menit bermain. Padahal mereka adalah bakal anggota timnas.
Itulah kondisi masa depan bal-balan tanah air. Semoga ini disadari pengurus PSSI. Jika perlu tak usah gunakan pemain asing. Ulah mereka juga banyak negatif, tak bisa dijadikan contoh.
Banyak berperilaku buruk baik di lapangan maupun di luar lapangan. Mereka tidak menyadari cari makan di sini, tapi kelakuan negatif. Tak usah dipakai saja pemain asing.
- Timnas Indonesia
- liga 1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Serangan Polisi Paling Mematikan di Brasil Bikin Lula Terjepit: Dukungan Publik Terbelah Tajam
-
Jaga Stabilitas Regional, Belanda Perketat Penjagaan Kepulauan Karibia
-
Penumpang KRL Commuter Line Alami Peningkatan
-
Satgas Kebersihan Idul Fitri di Jambi Mulai Diaktifkan
-
Liverpool dan City ke Putaran Lima
-
Bangun Ekosistem Perpajakan yang Sehat, Outlook Perpajakan dan Partnership Gathering IKPI 2026 Resmi Digelar
-
SMPN di Samarinda Menanti Relokasi di Tengah Kepungan Banjir Tahunan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.