Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Banyumas Berikan Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan bagi Penderes Nira Kelapa

📅 Rabu, 18 Jun 2025, 16:00 WIB | Oleh:
Pemkab Banyumas Berikan Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan bagi Penderes Nira Kelapa Doc: antara foto
Ket. Pemberian santunan

BANYUMAS - ??????Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) memperkuat perlindungan sosial bagi para petani penderes dengan memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui BPJS Ketenagakerjaan menyusul tingginya risiko kecelakaan kerja yang mereka dihadapi.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Banyumas Wakhyono, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, mengapresiasi semua pihak yang telah bekerja sama dalam upaya perlindungan para penderes melalui program BPJS Ketenagakerjaan.

“Musibah seperti kecelakaan kerja, apalagi sampai kehilangan anggota keluarga, adalah cobaan yang sangat berat. Kami berharap santunan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” katanya di Banyumas, Rabu (18/6).

Dalam kesempatan itu, Kabag Kesra Setda Banyumas Wakhyono didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Purwokerto Muhammad Romdhoni dan Ketua Baznas Banyumas Khasanatul Mufidah menyerahkan secara simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada 97 anggota Koperasi Produsen Integrasi Petani Organik (Koppipo).

Selain itu, juga dilakukan penyerahan santunan jaminan kematian kepada ahli waris dari petani penderes yang meninggal dunia, yakni almarhum Darisun (anggota Kopipo), almarhum Narwin (binaan PT Coco Sugar Indonesia), almarhum Dartim (binaan Baznas Banyumas), dan almarhum Ahmad Ridovi.

Santunan yang diberikan berkisar antara Rp143 juta hingga Rp235 juta, termasuk beasiswa bagi dua anak yang ditinggalkan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Purwokerto Muhammad Romdhoni mengatakan program jaminan sosial tersebut merupakan bentuk kehadiran negara dalam melindungi para pekerja, termasuk di sektor informal seperti petani penderes.

Menurut dia, petani penderes adalah bagian dari pekerja yang memiliki aktivitas ekonomi, sehingga negara wajib hadir memberikan perlindungan.

“Santunan ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan atas jasa almarhum, tetapi juga sebagai jaminan bagi keluarga untuk terus melanjutkan hidup,” katanya.

Sementara itu, Ketua Kopipo Banyumas Heru Rodhi Abdilah menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Pemkab Banyumas serta BPJS Ketenagakerjaan kepada anggota Koppipo.

Menurut dia, hingga saat ini sudah lebih dari 800 anggota Kopipo yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Sebanyak 97 anggota kami menerima kartu BPJS Ketenagakerjaan hari ini (18/6). Selain itu, salah satu anggota kami, almarhum Dasirun Dul Mungin, juga menerima santunan sebesar Rp149.500.000 yang diserahkan kepada istrinya, Soliah, dan ini menjadi bentuk perlindungan penting bagi keluarga penderes,” katanya.

Penyerahan kartu keperstaan BPJS Ketenagakerjaan diserahkan secara simbolis kepada 97 anggota Koperasi Produsen Integrasi Petani Organik (Kopipo) di Desa Banjarpanepen, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.