Tingkatkan Inovasi Pengolahan Kue Kering Berbahan Ikan, Disperin Kalsel Latih Pelaku IKM

Senin, 16 Jun 2025, 19:52 WIB

BANJARMASIN – Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan (Disperin Kalsel) melatih 27 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) terkait pengolahan kue kering berbahan ikan gabus selama lima hari pada 16-20 Juni 2025.

Kepala Disperin Provinsi Kalsel, Abdul Rahim, di Banjarmasin, Senin (16/6), mengatakan kegiatan tersebut agar pelaku IKM di kabupaten/kota se-Kalsel mendapatkan pengetahuan untuk meningkat inovasi pengolahan kue kering.

Ket. Foto: Para pelaku industri kecil menengah (IKM) mengikuti pelatihan pengolahan kue kering berbahan ikan gabus selama lima hari yang digelar Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan (Disperin Kalsel) di Banjarmasin, Senin (16/6/2025). — Sumber: ANTARA

"Pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk memanfaatkan potensi sumber daya lokal khususnya ikan gabus (haruan) menjadi produk pangan olahan yang inovatif, bergizi tinggi, dan bernilai ekonomi," katanya.

Dia menuturkan ikan gabus merupakan salah satu komoditas unggulan Kalsel yang memiliki potensi besar untuk didiversifikasi.

Ia mengungkapkan bahwa ikan gabus menjadi bagian budaya makan bagi warga Kalsel, seperti Ketupat Kandangan, Haruan Bakar, hingga rabuk dan amplang.

"Bahkan, kandungan albumin memiliki manfaat medis tinggi, sekarang kita mengangkat ikan ini ke level baru sebagai bahan dasar kue kering yang sehat dan bernilai jual," ujar Abdul Rahim.

Diketahui, ikan gabus mengandung sekitar 25 persen protein dengan komponen albumin yang berperan penting mempercepat pemulihan luka operasi.

Dia menyebutkan, potensi ini bisa dikembangkan lebih lanjut melalui produk olahan, seperti tepung ikan gabus yang sangat cocok digunakan untuk pembuatan kue kering inovatif.

Untuk itu, kata dia, pelatihan ini untuk membekali IKM dengan pengetahuan teknis, wawasan inovatif, dan keterampilan praktis dalam mengolah kue kering berbahan dasar ikan.

“Kami berharap IKM dapat menghasilkan produk berkualitas tinggi yang mampu bersaing di pasar lokal hingga nasional,” katanya.

Abdul Rahim menuturkan pelatihan tersebut juga merupakan program jangka panjang Pemprov Kalsel untuk menciptakan ekosistem industri olahan yang berkelanjutan, berbasis potensi lokal, dan membuka peluang usaha baru.

“Perubahan pola pikir dan kerja para pelaku IKM sangat penting. Kita ingin mereka mampu menciptakan produk yang tidak hanya inovatif dan enak, tapi juga sehat, layak jual, dan berkelanjutan,” ucap Abdul Rahim.

Selain itu, pelatihan ini dapat menjadi titik tolak bagi pelaku IKM di Kalsel agar lebih berani berinovasi, beradaptasi dengan tren pasar, dan terus meningkatkan kualitas produk.

“Dengan memanfaatkan potensi lokal seperti ikan gabus, Kalimantan Selatan tidak hanya memperkuat identitas kuliner, tapi juga memperluas peluang ekonomi masyarakat,” kata Abdul Rahim.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemanfaatan SDA Disperin Provinsi Kalsel Suprihanto menyampaikan pembekalan tersebut diarahkan untuk memperkuat daya saing pelaku IKM.

“Dengan keikutsertaan 27 peserta dari 13 kabupaten/kota, pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi serta membantu IKM memenuhi permintaan pasar yang semakin meningkat,” ujar Suprihanto.

  • Disperin Kalsel
  • Industri Kecil Menengah (IKM)

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.