Makin Terhubung, Turun di Stasiun Gubeng Surabaya Bisa Langsung Cus ke Gunung Bromo
Senin, 16 Jun 2025, 18:37 WIBSURABAYA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya melakukan penguatan konektivitas antarmoda di Stasiun Surabaya Gubeng, yang kini hadir sebagai simpul transportasi modern dan strategis di pusat kota Surabaya.
Dengan semakin dinamisnya kebutuhan mobilitas masyarakat urban, kehadiran berbagai moda transportasi yang terkoneksi langsung ke stasiun memberikan keleluasaan bagi penumpang untuk berpindah moda tanpa hambatan. Tak sekadar tempat naik-turun kereta, Stasiun Surabaya Gubeng kini menjadi pusat integrasi transportasi yang memudahkan perjalanan dalam kota maupun antarkota.
Berikut beberapa layanan terintegrasi yang tersedia di Stasiun Surabaya Gubeng:
- Wira-Wiri Feeder (FD 07 Terminal Bratang â Stasiun Pasar Turi) dengan sistem sekali bayar yang memungkinkan pelanggan berganti rute Wira Wiri FD mana saja dalam durasi 2 jam tanpa biaya tambahan.
- Bus DAMRI Rute Bromo yang berangkat dari Stasiun Gubeng menuju sejumlah titik strategis dengan jadwal keberangkatan pukul 08.00 WIB, 09.30 WIB, dan 11.30 WIB.
- Titik jemput Gojek dan Grab (Gojek Point & Grab Point) tersedia di area stasiun untuk kemudahan mobilisasi lanjutan.
- Akses langsung ke KA Lokal dan KA Jarak Jauh, menjadikan Stasiun Gubeng titik transit utama baik bagi komuter maupun penumpang antarkota.
Integrasi transportasi ini sudah dapat dinikmati setiap hari oleh para pengguna jasa. Lokasi stasiun yang strategis, ditunjang dengan fasilitas lengkap, menjadikan Stasiun Surabaya Gubeng pilihan utama masyarakat yang menginginkan perjalanan efisien, nyaman, dan hemat waktu.
Kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api dan integrasi moda transportasi di Stasiun Surabaya Gubeng turut tercermin dari pertumbuhan volume penumpang. Sepanjang periode Januari hingga Mei 2025, tercatat 3.181.536 penumpang menggunakan layanan naik dan turun di Stasiun Surabaya Gubeng naik 3,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang mencatat 3.083.772 penumpang.
Peningkatan ini mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi andalan, khususnya dengan dukungan integrasi yang semakin memudahkan mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh.
Bagi masyarakat urban Surabaya dan sekitarnya, merencanakan perjalanan kini semakin mudah. Cukup pesan tiket melalui aplikasi Access by KAI, datang ke Stasiun Gubeng, dan begitu turun dari kereta, beragam moda transportasi telah siap mengantar ke tujuan berikutnya.
âIntegrasi transportasi di Stasiun Surabaya Gubeng adalah bentuk nyata komitmen KAI untuk memberikan layanan prima dan kemudahan mobilitas bagi pelanggan. Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini dan menjadikan kereta api sebagai pilihan utama yang aman, nyaman, dan efisien,â ujar Luqman Arif, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya.
KAI Daop 8 Surabaya terus berinovasi untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih baik, demi mendukung terwujudnya sistem transportasi publik yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Kecelakaan Beruntun Jalur Bromo, 6 Wisatawan Singapura Terluka
-
Polisi Pastikan Kelaikan Jip Wisata Bromo
-
Bezzecchi Juara Pembuka Musim MotoGP
-
Kunjungan wisata Bromo selama libur Lebaran
-
Arus balik di Stasiun Surabaya Gubeng
-
Pemasangan patok di Jalur Lingkar Kaldera Tengger
-
Dari Konflik ke Persatuan: Eks OPM Kembali ke Pangkuan NKRI
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.