Ganda Campuran Jadi Tumpuan di China Open 2025

Senin, 16 Jun 2025, 06:40 WIB

JAKARTA - Sebanyak 16 wakil Indonesia telah didaftarkan untuk tampil di turnamen bulu tangkis China Open 2025 yang akan berlangsung di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, pada tanggal 22–27 Juli. Turnamen berlevel BWF World Tour Super 1000 ini memperebutkan total hadiah 2 juta dollar AS (sekitar 32,5 miliar rupiah). Ini menjadi salah satu sorotan utama dalam kalender bulu tangkis dunia.

Dari semua sektor yang akan diikuti, ganda campuran mendominasi jumlah peserta Indonesia yang mengirim empat pasangan. Tiga dari Pelatnas PBSI dan satu pasangan profesional. Tiga pasangan dari Pelatnas merupakan binaan mantan pelatih nasional, Herry Iman Pierngadi, sebelum resmi pindah melatih ke Malaysia.

Ket. Foto: Ganda campuran Indonesia Jafar Hidayatullah (kiri) dan Felisha Pasaribu saat menghadapi ganda campuran Jepang Natsu Saito dan Hiroki Midorikawa pada Kejuaraan Bulu Tangkis Asia di Ningbo, Provinsi Zhejiang, Tiongkok. — Sumber: AFP/China OUT

“Dari awal, saya percaya potensi mereka cukup besar. Jafar/Felisha, Amri/Nita, dan Adnan/Indah, saya bentuk bukan hanya untuk jangka pendek, tapi bisa bersaing di level elite dalam jangka panjang,” ujar Herry beberapa waktu lalu.

Performa mereka sejauh ini mendukung pernyataan Herry IP. Jafar/Felisha menjadi andalan baru Indonesia setelah merebut medali perunggu Kejuaraan Asia, juara Taiwan Open, dan kini menduduki peringkat 14 dunia. Ini peringkat tertinggi dari semua ganda campuran Indonesia.

Pasangan lain tak kalah impresif. Adnan/Indah dua kali menyingkirkan unggulan utama di Malaysia Masters dan Indonesia Open. Sedangkan Amri/Nita melaju hingga semifinal Thailand Open dan menumbangkan pasangan top seperti Guo Xin Wa/Chen Fang Hui.

Ketiganya juga akan ambil bagian di Japan Open 2025 (Super 750), sepekan menjelang China Open. Keikutsertaan mereka menjadi bagian dari strategi pembaruan menyusul inkonsistensi pasangan senior seperti Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, yang tidak didaftarkan ke dua turnamen tersebut.

“Progres pasangan muda sangat menjanjikan. Ini bagian dari regenerasi, apalagi kami juga terus mengevaluasi performa pasangan senior,” jelas pelatih ganda campuran Pelatnas, Nova Widianto.

Dari sektor ganda putra, hanya tiga pasangan didaftarkan. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dipasangkan lantaran partner reguler Fikri, Daniel Marthin, masih dalam pemulihan cedera. Fajar pun sementara ditinggal Rian Ardianto yang mengambil cuti karena urusan keluarga.

Dua pasangan lainnya adalah finalis Super 1000 sebelumnya: Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana (All England) dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani (Indonesia Open).

Di sektor tunggal, Indonesia menurunkan kekuatan penuh. Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, dan Alwi Farhan. Sementara itu, di tunggal putri, tampil Gregoria Mariska Tunjung dan Putri Kusuma Wardani.

Untuk ganda putri, empat pasangan akan bersaing, termasuk Apriyani Rahayu/Febi Setianingrum, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi, Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti, serta Meilysa Trias Puspitasari/Rachel Allessya Rose. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.