Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Biak Dorong Petani Milenial Manfaatkan Lahan Kosong untuk Tanam Cabai

📅 Minggu, 15 Jun 2025, 21:35 WIB | Oleh:
Pemkab Biak Dorong Petani Milenial Manfaatkan Lahan Kosong untuk Tanam Cabai Doc: Antara
Ket. Kegiatan menanam cabai dilakukan warga Kampung Kbusdori dengan memanfaatkan lahan kosong di kampung setempat.

Biak - Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua mendorong petani milenial untuk memanfaatkan lahan kosong dengan menanam cabai dan sayuran guna memenuhi kebutuhan pangan lokal.

"Potensi pangan lokal sangat membuka peluang ekonomi dengan menanam cabai dan sayuran untuk memenuhi kebutuhan warga Biak dan lauk menu makan bergizi gratis (MBG)," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Biak Numfor Yubelius Usior, Minggu.

Diakuinya, salah satu kebutuhan pangan lokal yang masih disuplai dari luar daerah Biak adalah jenis cabai rawit.

Usior menyebut, kebutuhan cabai untuk masyarakat Biak Numfor sebanyak empat ton per bulan.

Sedangkan kebutuhan cabai yang dipenuhi dari dalam kota Biak, katanya hingga kini mencapai dua ton setiap bulan.

"Ya masih ada kebutuhan cabai didatangkan dari luar Biak dengan jumlah kisaran dua ton," katanya.

Ia berharap, peluang bagi petani milenial untuk meraup pendapatan keluarga dengan menggalakkan program menanam cabai di lahan kosong sekitar lingkungan rumah.

Usior mengajak petani milenial bisa membaca peluang bisnis karena ketika menanam hingga berhasil panen bisa menambah penghasilan keluarga.

"Bahkan ketika menanam cabai berhasil dapat membuka peluang kerja untuk orang lain sekitarnya," sebutnya.

Ia mengaku, saat ini pihaknya memperkirakan ada sekitar 200 hingga 300 hektare lahan kosong yang siap ditanami cabai.

Dia mengharapkan, para kepala organisasi perangkat daerah terkait dapat berkolaborasi dalam rangka mewujudkan pemenuhan kebutuhan pangan lokal diproduksi petani milenial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.