Lee Kang-in Minta Suporter Korea Tetap Dukung Tim Nasional Meski Pelatih Hong Dikecam

Jumat, 13 Jun 2025, 08:50 WIB

SEOUL, KOREA SELATAN – Gelandang Paris Saint-Germain, Lee Kang-in, mengimbau publik sepak bola Korea Selatan untuk bersatu mendukung tim nasional jelang Piala Dunia 2026, meski kritik terhadap pelatih Hong Myung-bo dan federasi masih terus bergulir.

Korea Selatan memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia di Amerika Utara tahun depan tanpa menelan satu pun kekalahan. Namun di balik catatan itu, atmosfer di tubuh tim dan dukungan publik belum sepenuhnya kondusif.

Ket. Foto: Gelandang Paris Saint-Germain, Lee Kang-in — Sumber: AFP

Kritik tajam terus menghantam Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) menyusul pencopotan Jurgen Klinsmann pada bulan Februari tahun lalu. Federasi dinilai tidak becus menangani proses pencarian pelatih baru yang akhirnya menunjuk Hong Myung-bo, mantan kapten legendaris yang sempat gagal saat melatih Korea di Piala Dunia 2014 Brasil.

Penunjukan Hong dinilai sebagai keputusan yang kurang tepat. Dalam debutnya kembali di pinggir lapangan, Hong langsung mendapat cemoohan. Bahkan ketika Korea menang meyakinkan 4-0 atas Kuwait di Seoul tengah pekan ini, sorakan negatif tetap terdengar dari tribun.

Lee Kang-in, yang mencetak satu gol dalam laga tersebut, berharap publik bisa mengalihkan energi mereka untuk memberikan dukungan, bukan hujatan.

“Ada banyak orang yang menyerang dan mengkritik pelatih kepala serta federasi,” kata Lee kepada media usai laga. “Tapi kami para pemain juga bagian dari federasi. Ketika kritik itu kelewat batas, kami pun ikut terdampak.”

“Saya ingin meminta masyarakat untuk melihat sisi positif dari tim ini. Dukungan kalian akan sangat membantu kami bermain lebih baik di Piala Dunia. Saya berharap semua bisa tetap mendukung kami,” tambah pemain 23 tahun itu.

Dalam masa jabatan keduanya, Hong telah mencatat enam kemenangan dan empat hasil imbang dari sepuluh pertandingan. Meski begitu, performa tim dinilai belum meyakinkan. Kondisi kapten Son Heung-min yang belum sepenuhnya pulih dari cedera juga membuat lini serang kurang tajam.

Korea Selatan sempat gagal mengunci tiket lebih awal setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Yordania dan Oman di kandang sendiri pada bulan Maret. Hasil itu mengikuti performa serupa saat bermain 1-1 kontra Palestina di Amman.

Kini, meski sudah lolos ke Piala Dunia 2026, bayang-bayang keraguan dan ketidakpuasan publik masih menggelayuti perjalanan skuad Taeguk Warriors.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.