- Home
-
- Megapolitan
-
- Pemprov Gunakan Kecerdasan...
Pemprov Gunakan Kecerdasan Buatan untuk Atasi Kemacetan
Kamis, 12 Jun 2025, 01:15 WIBJAKARTA - Untuk mengatur lalu lintas, termasuk memantau dan menangani kemacetan Jakarta, dinas perbuhungan menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). âKami menggunakan intelligent traffic control system atau ITCS,â kata Gubernur Jakarta, Pramono, di Kantor Dinas Perhubungan, Rabu.
ITCS adalah sistem yang dirancang untuk mengelola dan mengendalikan arus lalu lintas secara lebih efisien dengan menggunakan teknologi. Sistem ini bertujuan untuk mengoptimalkan waktu lampu lalu lintas berdasarkan kondisi nyata di lapangan seperti jumlah kendaraan yang melintas dan waktu tempuh kendaraan di persimpangan.
Sistem ini biasanya menggunakan sensor dan perangkat lunak yang dapat menganalisis data lalu lintas secara tepat waktu. Sistem ini juga sering terintegrasi dengan berbagai teknologi lain. Ada kamera pemantau dan sistem komunikasi untuk memberikan informasi yang lebih akurat serta responsif terhadap perubahan kondisi lalu lintas.
Lebih lanjut, Pramono menjelaskan bahwa dari hasil diskusi dengan Kepala Dinas Perhubungan Jakarta Syafrin Liputo, sistem pengaturan dengan ITCS sangat baik. Namun, CCTV baru ada 65 dari 321 yang dibutuhkan.
Pramono minta secara bertahap untuk memenuhi sampai 321 karena kalau hanya 65 sangat kurang.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Tim SAR gabungan lakukan pencarian korban minibus masuk ke jurang
-
Arab Saudi, UEA, Qatar, dan Bahrain Rayakan Idul Fitri pada Jumat 20 Maret
-
Polri Tindak Tegas Kendaraan Sumbu 3 Beroperasi Saat Masa Angkutan Lebaran
-
Di Tengah Tekanan Global, Kemenpar Siapkan Strategi Jaga Target Pariwisata 2026
-
Hemat BBM, Pemerintah Lempar Opsi WFH—Solusi atau Sekadar Uji Coba?
-
Jelang Perempat Final Liga Champions, Duo Pilar Real Madrid Militão dan Bellingham Resmi Kembali
-
Kapolres Bekasi Imbau Pemasangan CCTV di Lingkungan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.