Pemprov Gunakan Kecerdasan Buatan untuk Atasi Kemacetan

Kamis, 12 Jun 2025, 01:15 WIB

JAKARTA - Untuk mengatur lalu lintas, termasuk memantau dan menangani kemacetan Jakarta, dinas perbuhungan menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). “Kami menggunakan intelligent traffic control system atau ITCS,” kata Gubernur Jakarta, Pramono, di Kantor Dinas Perhubungan, Rabu.

ITCS adalah sistem yang dirancang untuk mengelola dan mengendalikan arus lalu lintas secara lebih efisien dengan menggunakan teknologi. Sistem ini bertujuan untuk mengoptimalkan waktu lampu lalu lintas berdasarkan kondisi nyata di lapangan seperti jumlah kendaraan yang melintas dan waktu tempuh kendaraan di persimpangan.

Ket. Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Kepala Dinas Perhubungan Jakarta Syafrin Liputo saat dijumpai di Jakarta Pusat, Rabu (11/6). — Sumber: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.

Sistem ini biasanya menggunakan sensor dan perangkat lunak yang dapat menganalisis data lalu lintas secara tepat waktu. Sistem ini juga sering terintegrasi dengan berbagai teknologi lain. Ada kamera pemantau dan sistem komunikasi untuk memberikan informasi yang lebih akurat serta responsif terhadap perubahan kondisi lalu lintas.

Lebih lanjut, Pramono menjelaskan bahwa dari hasil diskusi dengan Kepala Dinas Perhubungan Jakarta Syafrin Liputo, sistem pengaturan dengan ITCS sangat baik. Namun, CCTV baru ada 65 dari 321 yang dibutuhkan.

Pramono minta secara bertahap untuk memenuhi sampai 321 karena kalau hanya 65 sangat kurang.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.