Pendaftaran AMI Awards 2025 Dibuka, Kementerian Kebudayaan Dorong Apresiasi Musisi, Ekspansi Genre, dan Pemajuan Musik Indonesia
Senin, 09 Jun 2025, 17:59 WIBJAKARTA - Anugerah Musik Indonesia (AMI Awards) kembali digelar tahun ini, menandai terselenggaranya ajang penghargaan musik paling bergengsi di Indonesia untuk ke-28 kalinya. Ajang penghargaan ini menandai kerja sama AMI Awards dengan Kementerian Kebudayaan yang kini memasuki tahun ketiga.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan, AMI Awards telah menjadi cermin dari dinamika, dan semangat zaman dalam industri musik Indonesia.Â
âSelama tiga dekade, kita telah menyaksikan transformasi besar dalam lanskap musik tanah air, dari era kaset dan CD, era digital, dan platform media sosial. Satu hal yang tidak pernah berubah adalah kekuatan musik sebagai bahasa yang melampaui batas: menyatukan kita dalam keberagaman, menyalurkan ekspresi, sekaligus memperkuat identitas kita sebagai bangsa," kata Fadli Zon dalam acara taklimat media di Gedung A Kementerian Kebudayaan (Kemenbud), pada Kamis (5/6).Â
Hampir tiga dekade, AMI Awards telah mencatatkan peningkatan yang cukup signifikan. Hingga tahun 2024, tercatat 5.049 lagu yang didaftarkan dalam Anugerah Musik Indonesia. Peningkatan ini menjadi bukti nyata terbukanya ruang ekspresi untuk semua genre, kelompok, dan identitas budaya. Â
Merespons ekosistem musik tanah air yang terus bertumbuh, Menbud Fadli Zon menggarisbawahi potensi musik sebagai salah satu instrumen utama dalam soft power Indonesia.Â
âAMI yang berjalan selama 28 tahun ini adalah Grammy Awards versi Indonesia, AMI telah melahirkan apresiasi dan stimulus bagi musisi Indonesia dengan mewadahi berbagai genre musik,â ujar Fadli Zon.
Fadli Zon juga menggarisbawahi pentingnya ruang untuk musik tradisi dan musical play. Ia menyinggung di antaranya keroncong dan dangdut yang banyak diminati dan dinikmati masyarakat internasional.Â
Ia juga menegaskan kembali pentingnya musik khas Indonesia ini untuk mendapatkan perhatian diiringi tempat pertunjukan yang kini lebih memadai. Â
Ketua Umum Yayasan AMI, Candra Darusman turut sampaikan adanya dua kategori baru dalam penyelenggaraan AMI Awards 2025, yaitu musik kontemporer dan vocal director. Kehadiran dua kategori baru ini berangkat dari pentingnya meningkatkan perhatian atas pertumbuhan musik kontemporer tanah air dan peran para guru dan pelatih vokal yang belum terangkat secara masif. Â Â
âMelalui dua kategori tambahan ini, diharapkan dapat meningkatkan perhatian kita atas perkembangan musik kontemporer. Melalui kerja sama yang baik dengan Kementerian Kebudayaan, kita harapkan dapat menghasilkan luaran dan pendaftar yang eksponensial,â jelas Candra. Â
Lebih lanjut, Syaharani yang merupakan tim sidang kategorisasi AMI, menyampaikan bahwa kehadiran AMI memicu kreativitas para musisi agar dapat berkarya lebih giat dan memiliki mutu musik yang mewakili wajah Indonesia, baik di negara sendiri maupun internasional.Â
Kementerian Kebudayaan terus berupaya memperkuat ekosistem musik nasional sebagai binding power atau kekuatan yang mempersatukan bangsa. Kontribusi para musisi nasional melalui karya dan kreasi, berdampak besar dalam memperkuat ekosistem musik tanah air. Dukungan Kementerian Kebudayaan atas AMI Awards menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam mengapresiasi kerja keras musisi tanah air dalam menciptakan karya terbaiknya.Â
Penyelenggaraan AMI Award diharapkan dapat makin memperluas akses masyarakat terhadap produksi dan distribusi musik, baik melalui platform digital maupun media sosial serta makin kuatnya kesadaran kolektif bahwa karya musik adalah bagian dari kebudayaan yang harus diapresiasi dan dilestarikan. Pendaftaran lagu AMI 2025 sudah dibuka mulai 27 Mei hingga 5 Juli 2025 dengan periode rilis 1 Juli 2024 sampai 30 Juni 2025.Â
Pendaftaran dapat dilakukan melalui manage.amiawards.com/label. Perlu diketahui bahwa pendaftaran secara daring ini adalah proses pengajuan lagu yang selanjutnya akan masuk ke tahap kategorisasi. Â
Dalam taklimat media, Menteri Kebudayaan didampingi oleh Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha Djumaryo, serta hadir di antaranya Inspektur Jenderal Kementerian Kebudayaan, Fryda Lucyana; Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan, Endah T.D. Retnoastuti; Direktur Film, Musik, dan Seni, Syaifullah Agam; Direktur Bina Sumber Daya Manusia, Lembaga, dan Pranata Kebudayaan, Irini Dewi Wanti; Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Publik, Ibnu Hamad; Staf Khusus Menteri bidang Diplomasi Budaya dan Hubungan Internasional, Nissa Rengganis; serta jajaran pengurus AMI dan Kementerian Kebudayaan.Â
- Kementerian Kebudayaan
- AMI Awards
Redaktur: Rivaldi Dani Rahmadi
Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi
Berita Terkait:
-
Digistar Class Intern Batch 1 Sukses Cetak 230 Talenta Digital Masa Depan
-
Dialog Dengan Calon Dirjen Unesco dari Mesir, Menteri Kebudayaan Dorong Warisan Budaya Masuk Nominasi Dunia
-
Meghan Trainor Jadi Langsing, Ini Rahasianya
-
Pelita Air-BYD Siapkan Hadiah Mobil Listrik untuk Penumpang Setia
-
Polisi: Tren Tawuran Pelajar Berawal dari Saling Ejek di Medsos
-
WFH Jumat Berlaku di Jakarta, Pemprov DKI Atur Skema 25-50 Persen Pegawai
-
Semen Merah Putih Kembangkan Kapasitas Pekerja Konstruksi Lewat Mandor Pintar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.