Jarang Disorot! Dinas Pertanian Penajam Paser Utara Ingatkan Soal Pentingnya Bengkel Alsintan
Sabtu, 07 Jun 2025, 13:47 WIBPENAJAM PASER UTARA - Bengkel Alsintan (Alat dan Mesin Pertanian) sangat penting untuk menjaga dan meningkatkan efisiensi penggunaan alat pertanian, serta mendukung keberlanjutan mekanisasi pertanian.Â
Bengkel ini berperan dalam perawatan, perbaikan, dan pemeliharaan Alsintan, sehingga alat tersebut dapat berfungsi optimal dan produktif.Â
Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menyebut keberadaan bengkel alat mesin pertanian (alsintan) sangat penting untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan di kabupaten setempat.
"Bengkel alsintan penting untuk menunjang pertanian di kabupaten ini," ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara Andi Trasodiharto ketika ditanya penguatan sektor pertanian di Penajam, Sabtu (7/6).
Kabupaten Penajam Paser Utara diproyeksikan sebagai daerah lumbung pangan di Provinsi Kalimantan Timur yang dapat menunjang pangan Ibu Kota Nusantara,
"Jadi, dibutuhkan penguatan sarana prasarana sektor pertanian, termasuk bengkel alsintan," jelasnya.
Bengkel alsintan tersebut berada di empat kecamatan untuk mendukung pertanian di Kecamatan Penajam, Waru, Babulu dan Sepaku," tambahnya.
Bengkel alsintan dapat dibangun secara bertahap di setiap kecamatan, lanjut dia, pemerintah kabupaten mengusulkan kepada pemerintah provinsi untuk membantu pembangunan bengkel alsintan tersebut.
Fasilitas bengkel alsintan dinilai sangat membantu operasional para petani dalam mengolah lahan, menanam hingga memanen dengan peralatan dan mesin yang telah diperbarui.
Apabila ada beberapa peralatan dan mesin pertanian yang mulai rusak, kata dia, salah satunya seperti terjadi aus (pengikisan) pada mesin setidaknya bisa diperbaiki.
Bengkel alsintan di Kabupaten Penajam Paser Utara dinilai penting, karena wilayah sentra pangan dengan hamparan sawah dengan luas 14.070 hektare, belum mempunyai tempat untuk memperbaiki alsintan yang usang ataupun rusak.
Satu tahun petani lakukan dua kali panen dan terdata pada 2024 hasil panen padi menapai sekitar 50.672 ton dan diupayakan setiap tahun ada peningkatan produksi.
"Kami harap pemerintah provinsi dapat membantu pembangunan bengkel alsintan itu, setidaknya satu tahun bisa membangun satu bengkel alsintan," kata Andi Trasodiharto.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Modernisasi alat pertanian dukung swasembada pangan
-
Langkah Cepat di Sawah Ketapang, Mekanisasi Jadi Jurus Utama
-
Luapan Kali Ciliwung Capai Tiga Meter, Sebanyak 38 RT di Jaktim Terendam pada Jumat Pagi
-
Lima WNI Ditangkap Polisi Malaysia Atas Dugaan Penusukan di Perkebunan Sawit Kluang
-
Bantuan alsintan dari Polri untuk petani
-
Tegas, Wamentan Sudaryono: yang Menjual Alsintan Bantuan Pemerintah siap Dipidana!
-
Macet Tak Terbendung, Polisi Perpanjang Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek Malam Ini
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.