Pakar: Warga Diimbau Tidak Panik terhadap Covid-19 Varian Baru
Selasa, 03 Jun 2025, 01:15 WIBJAKARTA - Kasus Covid-19 kembali mencuat dan menjadi perbincangan publik saat ini. Akan tetapi, masyarakat diimbau untuk tidak panik terhadap varian baru Covid-19 yang tengah menyebar saat ini.
Direktur Sekolah Pasca Sarjana Universitas Yarsi, Chandra Yoga Aditama, mengimbau kepada masyarakat agar selalu tetap waspada tetapi tidak perlu panik. Hal ini menanggapi meningkatnya kasus positif Covid-19 di sejumlah negara termasuk di negara Asean.
Profesor Chandra menyampaikan bahwa kenaikan kasus merupakan dinamika perubahan pola penyakit. Kenaikan jumlah kasus ini umum terjadi, bahkan di beberapa negara.
"Jadi kenaikan kasus itu adalah bagian dari dinamika perubahan pola penyakit. Jumlah peningkatannya itu relatif kecil, dibandingkan dengan minggu-minggu sebelumnya," kata Direktur Sekolah Pasca Sarjana Universitas Yarsi tersebut.
Ia juga menambahkan tentang adanya 2 varian Covid-19 yang berbeda. Varian baru tersebut disinyalir lebih mudah menyebar. meski demikian, tingkat kematian (fatality rate) varian baru tersebut sangat rendah dibandingkan dengan varian Covid-19 yang pernah terjadi sebelumnya.
Meski demikian, Ia mengimbau masyarakat untuk tidak panik. Chandra juga mengingatkan masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan.
Hal tersebut penting dilakukan agar menghindarkan masyarakat dari macam-macam penyakit, termasuk covid-19.
"Soal perilaku hidup sehat, sebenarnya perilaku hidup sehat itu, ada atau tidak adanya Covid-19 harus kita lakukan," kata dia. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Studi: Orang Kurus Lebih Berisiko Alami Gejala Covid-19 Parah
-
Perbaikan Jembatan di Tapsel Pulihkan Aktivitas Warga
-
Telah Menyebar di AS, Varian COVID-19 Baru Sangat Menular Picu Lonjakan Pasien Rawat Inap di Tiongkok
-
Direktur WHO Tegaskan Peringatan 'Pandemi Berikutnya'!
-
Sebelumnya Petinggi BIN, Djaka Budi Kini Dilantik Jadi Dirjen Bea Cukai, Ini Kata Airlangga Hartarto
-
Platform Judi Polymarket Tidak Bersedia Membayar atas Taruhan Invasi AS ke Venezuela
-
Panitia SNPMB Perpanjang Finalisasi PDSS hingga Jumat Ini
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.