Digelar Oktober, Café Brasserie Expo 2025 Hadirkan Sinergi Indonesia Coffee Festival, Cokelat Expo Indonesia, Hingga Teh dan Wine Festival
Selasa, 03 Jun 2025, 22:06 WIBJAKARTA - Café Brasserie Expo Indonesia (CBE) 2025 akan digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, mulai 10-12 Oktober 2025. Kini, CBE 2025 menjadi naungan event-event unggulan dengan basis komunitas yang kuat, seperti Indonesia Coffee Festival (ICF), Cokelat Expo Indonesia (CEI), Indonesia Tea Festival (ITF) dan Indonesia Wine Festival (IWF).Â
Diselenggarakan oleh Panorama Media, CBE 2025 menjadi transformasi besar di industri pameran gaya hidup dan makanan minuman (F&B) Indonesia. Bukan sekadar kelanjutan dari edisi sebelumnya, CBE 2025 hadir dengan pendekatan baru yang integratif melalui empat pilar utama yaitu pameran industri kopi, cokelat, teh dan wine.
Sinergi ini membentuk ekosistem yang mempertemukan pelaku usaha, komunitas kreatif, dan konsumen dalam satu ruang kolaboratif. Lebih dari sekadar pameran produk, CBE 2025 menjadi ruang kurasi yang menyoroti asal-usul bahan, proses produksi, serta nilai keberlanjutan, menjawab kebutuhan konsumen yang semakin sadar akan kualitas dan dampak dari setiap produk yang mereka nikmati.Â
âKami senang akhirnya kopi, teh, cokelat, dan wine bisa tampil ke permukaan dan bukan sekadar bagian kecil dari pameran besar, tetapi menjadi sorotan utama yang mencerminkan perubahan gaya hidup dan selera konsumen," kata Presiden Direktur Panorama Media, Royanto Handaya dalam acara Kick Off Café & Brasserie Expo Indonesia (CBE) 2025 di Jakarta, Selasa (3/6).Â
"Café Brasserie Expo 2025 kami hadirkan sebagai panggung kurasi, tempat di mana artisan, brand lokal, dan komunitas dapat menunjukkan kualitas, nilai, dan cerita di balik setiap rasa, dan bahkan menjadi bagian dari budaya, ekonomi, dan narasi baru dalam industri F&B Indonesia,â tambahnya.Â
Dengan nilai pasar minuman global yang diproyeksikan mencapai USD 2,3 triliun pada tahun 2030, Indonesia memiliki peluang besar untuk memperluas perannya dalam industri ini. CBE 2025 tidak hanya menjadi pameran, tetapi juga sebuah platform pengembangan brand, business networking, dan pertukaran ide industri. Bergabungnya Indonesia Coffee Festival dan Cokelat Expo Indonesia menjadi langkah strategis dalam membangun fondasi kuat bagi pertumbuhan sektor F&B yang berdaya saing global.Â
Lebih dari sekadar expo, Cafe Brasserie Expo Indonesia 2025 dirancang sebagai lifestyle experience yang menyeluruh, menggabungkan elemen edukatif, inspiratif, dan hiburan. Selama tiga hari penyelenggaraan, pengunjung akan disuguhkan dengan berbagai program yang mempertemukan produk dengan cerita di baliknya, nilai keberlanjutan, dan tren gaya hidup.
Mulai dari sesi bincang bersama komunitas, showcase kolaborasi industri, hingga berbagai aktivasi publik yang membangun koneksi emosional antara brand dan audiensnya. Setiap program dirancang untuk menciptakan pengalaman bermakna bagi pengunjung sekaligus memberikan visibilitas optimal kepada exhibitor.Â
âKami membangun Cafe Brasserie Expo sebagai ruang kolaboratif dan inklusif di mana tempat ide, peluang, dan pengalaman bertemu. Harapannya, ajang ini tidak hanya ramai dikunjungi, tapi juga mampu menciptakan peluang nyata untuk pertumbuhan bisnis dan kolaborasi lintas sektor,â ujar Project Manager Cafe Brasserie Expo Indonesia, Luhur Tri Atmojo.
Dukungan terhadap CBE 2025 datang dari berbagai kementerian, termasuk Kementerian Ekonomi Kreatif (EKRAF), Kementerian UMKM, Kementerian Perindustrian, Kementerian Pertanian, dan Kementerian BUMN. Kolaborasi ini juga diperkuat oleh asosiasi strategis seperti SCAI (Specialty Coffee Association of Indonesia), ACBI (Asosiasi Cokelat Indonesia), AISTEA (Asosiasi Teh Indonesia), HCI (HIMPI Culinary Indonesia) dan TSWS (The Sommelier Wine Society), yang turut membentuk ekosistem industri yang terhubung dan inklusif.
 Â
âPasar minuman di Indonesia mulai menunjukkan potensi pertumbuhan yang sangat menjanjikan. Kolaborasi lintas sektor melalui event seperti ini sangat penting untuk mendukung ekspansi ekonomi kreatif nasional untuk mencapai tujuan pembangunan sektor kuliner yang inklusif,â tutur Sekretaris Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian EKRAF, Amir Hamzah.
CBE 2025 terbuka bagi semua kalangan, mulai dari pelaku industri dan komunitas profesional hingga pecinta kopi, cokelat, teh, wine, dan tren gaya hidup terkini. Tiket masuk ke Café Brasserie Expo gratis, dan event ini diproyeksikan akan menarik puluhan ribu pengunjung. Dengan konsep yang terus berkembang, CBE siap menegaskan posisinya sebagai salah satu pameran gaya hidup dan F&B terbesar di Indonesia dan kawasan regional. Untuk informasi lebih lanjut atau mendaftar sebagai exhibitor, silahkan kunjungi https://cafebrasserieexpo.com/
Redaktur: Rivaldi Dani Rahmadi
Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi
Berita Terkait:
-
Bapanas Pastikan Harga Beras SPHP dan Minyakita di Nabire sesuai HET
-
Bensin Reguler di Kamboja Tembus 5.450 Riel, Sektor Transportasi Mulai Tercekik
-
Carlos Alcaraz Catat Kemenangan di Lapangan Keras Ke-150 pada Laga Pembuka Doha
-
Calvin Verdonk Jalani Debut, namun Lille Takluk dari Lens
-
Mensos: Pencairan BLTS Tak Ada Pungutan Biaya Apapun
-
Polisi Jamin Keamanan Sejumlah Gereja dalam Perayaan Natal di Jakarta Utara
-
Rayakan Hari Jantung Sedunia dengan Talkshow Kesehatan, Avenzel Hotel Angkat Isu Kolesterol dan Jantung Koroner
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.