Masyarakat Samarinda diminta manfaatkan CKG tanpa menunggu sakit
Minggu, 01 Jun 2025, 22:25 WIBSamarinda, 01/6 (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda meminta masyarakat agar proaktif memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tanpa harus menunggu sakit.
"Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan preventif dan deteksi dini masalah kesehatan," kata Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Samarinda Budy Setyawan, di Samarinda, Kaltim, Minggu.
Ia menjelaskan bahwa puskesmas tidak hanya melayani mereka yang sakit, tetapi juga masyarakat sehat yang ingin melakukan konsultasi kesehatan.
Dalam upaya meningkatkan cakupan program CKG, Dinkes Samarinda menerapkan strategi "jemput bola", terutama untuk pasien dengan akses yang jauh atau tidak memiliki anggota keluarga yang bisa mengantar.
Meskipun demikian, Budy mengakui ada beberapa kasus di mana pasien, khususnya lansia, menolak untuk diperiksa.
"Kami tidak menyerah dan terus melakukan edukasi serta persuasi. Bersyukur, beberapa kali kami berhasil melakukan pemeriksaan pasien lansia dan hasilnya memang terindikasi adanya gangguan fisik maupun mental pada pasien tersebut," ujarnya.
Meskipun ada peningkatan partisipasi, lanjut dia, masih ada tantangan yang harus dilakukan untuk mencapai target optimal. Budy menyebutkan bahwa program CKG ini juga melibatkan teknologi digital, yakni aplikasi SatuSehat.
Salah satu kendala teknis yang dihadapi adalah keterlambatan pembaruan data di aplikasi SatuSehat.
"Pembaruan data di Kementerian Kesehatan biasanya baru terlihat pada hari Senin. Jadi, data pasien yang diperiksa pada hari Jumat atau Sabtu belum tercatat hingga menunggu Senin," katanya.
Hal itu, menurut dia, menjadi tantangan bagi puskesmas yang melayani hingga hari Sabtu.
Budy menganjurkan pasien datang jauh lebih awal atau bisa melakukan konfirmasi sebelumnya melalui WhatsApp Puskesmas untuk mengetahui jadwal pelayanan. Hal ini bertujuan agar masyarakat tidak mengantre lama di puskesmas, tanpa menyerobot antrean.
Dinkes Samarinda berharap masyarakat dapat lebih proaktif dalam memanfaatkan program CKG dan fasilitas kesehatan lainnya. Dengan demikian, paradigma sakit dulu baru berobat dapat bergeser menjadi jaga sehat dan cegah sakit.
- Cek Kesehatan Gratis
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Magang Nasional Batch II Dibuka! Menaker Yassierli Tegaskan: Jangan Sampai Jadi Ajang Eksploitasi
-
36 Juta Orang Sudah Manfaatkan CKG, Sakit Gigi dan Tensi Tinggi Mendominasi
-
Red Notice Riza Chalid, Prabowo Siapkan Komisi Reformasi Polri, Kapan Buronan Kontroversial Ini Tertangkap?
-
Berantas Judol, Gerakan Judi Pasti Rugi GoPay Jangkau 60 Juta Orang
-
Gunungkidul Siap Gelar Pembukaan PORDA DIY XVII 2025 dengan Pertunjukan Seni dan Musik
-
Tak Perlu Bayar, Warga Bisa Cek Kesehatan Gratis di Ekspo Banjarbaru
-
Polda Jabar: 3.000 Personel Amankan Laga Persib Melawan Persija
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.