Berantas Judol, Gerakan Judi Pasti Rugi GoPay Jangkau 60 Juta Orang

Kamis, 29 Jan 2026, 21:40 WIB

JAKARTA – Gerakan Judi Pasti Rugi yang digagas GoPay untuk memberantas praktik judi online berjalan lancar dan mendapat apresiasi luas.

Gerakan ini dilakukan secara kreatif dan maraton sejak Oktober 2024, didukung oleh Raja Dangdut Rhoma Irama yang mempopulerkan lagu mengenai bahaya judi.

Ket. Foto: Keterangan foto: (Ki-Ka) Head of GoPay Wallet, Kelvin Timotius (kiri) bersama, Alexander Sabar, Dirjen Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi (kedua dari kiri), bersama Erwin Erlani (mantan pecandu judi online dan penggiat gerakan anti Judol) dan Irwan Ari Wibowo, Senior Brand Manager GoPay (kanan) berfoto bersama di depan Van Judi Pasti Rugi. — Sumber: Dok. Istimewa

Judi Pasti Rugi telah menjangkau lebih dari 60 juta orang melalui media sosial, media massa, talkshow, hingga van keliling yang menyebarkan semangat melawan judi online ke berbagai kota di Indonesia. Van Judi Pasti Rugi diberangkatkan dari Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital RI (Komdigi) di Jakarta, pada 15 Mei 2025, untuk menuju kota-kota lainnya.

Total selama sekitar 8 bulan perjalanan, van Judi Pasti Rugi singgah di 66 kota yang ada di 21 provinsi, menempuh jarak hampir 30,000 kilometer. Di setiap kota, van melakukan berbagai aktivitas interaktif dan edukatif terkait pemberantasan judi online.

Pada hari ini (29/1), van kembali ke Jakarta dan disambut langsung oleh Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar.

“Judi online merupakan salah satu ancaman serius dalam ruang digital yang berdampak langsung terhadap ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia. Sebagaimana disampaikan oleh PPATK, tanpa intervensi yang memadai, potensi kerugian akibat judol diperkirakan dapat mencapai Rp1.100 triliun pada akhir tahun 2025,” papar Dirjen Alexander.

“Saya mewakili Komdigi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim GoPay dan aliansi Judi Pasti Rugi yang turun langsung ke lapangan mengedukasi masyarakat. Berdasarkan laporan PPATK, jumlah transaksi judol menurun hingga 57% dari tahun sebelumnya. Capaian tersebut menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta dan masyarakat seperti gerakan Judi Pasti Rugi yang diusung oleh GoPay, merupakan salah satu kontributor atas capaian tersebut,” lanjutnya.

Kelvin Timotius, Head of GoPay Wallet, mengatakan, “Gerakan Judi Pasti Rugi yang diinisiasikan GoPay dan didukung oleh Komdigi telah menjangkau lebih dari 60 juta orang, dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga ekosistem digital di Indonesia tetap sehat, aman dan dipercaya masyarakat. Gerakan ini juga turut mendukung kebijakan Bank Indonesia, khususnya terkait keamanan transaksi dan perlindungan konsumen.

”Kelvin mengatakan gerakan Judi Pasti Rugi akan terus dijalankan melalui media sosial untuk semakin mendorong kesadaran publik dan menekan praktik judi online.

“Di samping melalui gerakan Judi Pasti Rugi, GoPay juga memiliki teknologi Artificial Intelligence untuk mencegah pencurian identitas, penyalahgunaan akun, hingga mendeteksi transaksi mencurigakan secara real time, sebagai langkah-langkah menghalau adanya praktik judi online,” ujar Kelvin.

Upaya edukasi dan kolaborasi ini menunjukkan dampak nyata. Data terbaru PPATK mencatat bahwa nilai transaksi judi online di Indonesia pada tahun 2025 turun 57% menjadi Rp155 triliun, dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp359 triliun. Sementara nilai deposit judi online juga mengalami penurunan sebesar 45%.

Gerakan Judi Pasti Rugi meraih apresiasi dari berbagai pihak, antara lain Juara 1 di kategori program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) dari Perhumas Indonesia. Penghargaan ini diberikan atas peran aktif GoPay dalam mengedukasi masyarakat dan memberantas praktik judi online.

Masyarakat dapat terus mendukung gerakan ini melalui Instagram @judipastirugi serta website judipastirugi.com untuk melaporkan situs maupun iklan mengenai judi online.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Mohammad Zaki Alatas

Berita Terbaru

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.