Lebih dari 26.000 Warga Mengungsi Akibat Kebakaran Hutan di Kanada

Minggu, 01 Jun 2025, 23:34 WIB

ISTANBUL - Lebih dari 26.000 warga di wilayah barat dan tengah Kanada, termasuk komunitas Manitoba, Saskatchewan, dan Alberta terpaksa mengungsi akibat kebakaran hutan yang meluas, menurut keterangan pihak berwenang setempat dan laporan media. 

Pusat Antar-Lembaga Kebakaran Hutan Kanada (Canadian Interagency Forest Fire Centre/CIFFC) melaporkan hingga Minggu (1/6), terdapat 187 titik kebakaran di seluruh Kanada, dengan 97 di antaranya dikategorikan  “tidak terkendali.”

Ket. Foto: Ilustrasi kebakaran hutan. — Sumber: AFP/Peter Parks

Media lokal mengutip pernyataan pejabat setempat, menyebutkan bahwa lebih dari 17.000 orang telah dievakuasi dari Manitoba, 8.000 dari Saskatchewan, dan 1.300 lainnya dari Alberta.

Dalam pernyataan melalui platform X, Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengatakan bahwa pemerintah federal telah mengaktifkan Kelompok Tanggap Insiden Nasional seiring meningkatnya intensitas kebakaran yang memicu evakuasi massal dan permintaan bantuan militer.

Carney menyebut personel Angkatan Bersenjata Kanada telah dikerahkan untuk membantu evakuasi udara di Manitoba, termasuk di komunitas Mathias Colomb Cree Nation.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah federal akan mencocokkan setiap donasi yang diberikan kepada Palang Merah Kanada untuk membantu wilayah terdampak, serta bekerja sama dengan pemerintah provinsi dan pemimpin masyarakat adat demi memastikan keselamatan warga.

“Skala dan kompleksitas dari evakuasi udara ini tidak bisa diremehkan,” tulis Carney di platform X.

Sejumlah pusat evakuasi telah dibuka di berbagai wilayah di Manitoba, termasuk di kota Winkler yang terletak sekitar 20 kilometer dari perbatasan Amerika Serikat.

Sementara itu, asap kebakaran dilaporkan melayang hingga ke wilayah AS bagian tengah dan danau besar, memicu peringatan kualitas udara di sejumlah negara bagian seperti Upper Midwest dan Great Lakes.

Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) pada Sabtu (31/5) mengumumkan telah mengirim satu pesawat pemadam dan 150 petugas pemadam kebakaran untuk membantu penanggulangan di Alberta. Ant/Anadolu

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat .

Gawat Teror Melanda Thailand Selatan! Puluhan Ledakan Terjadi Hanya dalam Sehari

Kegiatan melukis caping di Kota Solo

Kenapa Awan Makin Jarang Terlihat? BMKG Sebut Monsun Australia dan El Nino yang Jadi Penyebabnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.