Kemenangan Bersejarah PSG di Liga Champions Disambut Ricuh: Ratusan Ditangkap di Paris

Minggu, 01 Jun 2025, 15:25 WIB

JAKARTA - Kemenangan bersejarah Paris Saint-Germain (PSG) di final Liga Champions UEFA 2025 melawan Inter Milan disambut dengan euforia besar di Paris, namun berujung ricuh di sejumlah titik, memaksa polisi menangkap hampir 300 orang.

Puluhan ribu penggemar berkumpul di sekitar Champs-Elysées dan stadion Parc des Princes untuk merayakan kemenangan telak 5-0 PSG atas Inter Milan yang disiarkan langsung dari Munich. Namun, suasana perayaan berubah menjadi kacau ketika sejumlah massa melemparkan kembang api, membakar mobil, menghancurkan halte bus, dan melakukan penjarahan terhadap beberapa toko termasuk Chanel dan Foot Locker.

Ket. Foto: Mobil-mobil dibakar di tengah kekacauan setelah PSG meraih kemenangan terbesar yang pernah ada di final Liga Champions — Sumber: BBC

Pihak berwenang mengerahkan sekitar 5.400 polisi di seluruh Paris. Polisi anti huru-hara menggunakan meriam air dan gas air mata untuk membubarkan massa yang mencoba mendekati Arc de Triomphe. Selain itu, dua mobil juga dilaporkan dibakar di dekat stadion Parc des Princes.

Polisi Paris menyatakan bahwa sebagian besar dari mereka yang ditahan membawa kembang api atau terlibat dalam tindakan kekerasan.

“Para pembuat onar mencoba menciptakan insiden dan berulang kali menyerang polisi,” demikian bunyi pernyataan resmi.

Sementara itu, Menara Eiffel diterangi dalam warna biru-merah PSG, dan Presiden Emmanuel Macron yang dikenal sebagai pendukung Olympique de Marseille memberikan ucapan selamat lewat media sosial.

“Hari yang gemilang bagi PSG! Bravo, kami semua bangga. Paris, ibu kota Eropa malam ini,” tulis Presiden Macron.

Namun Menteri Dalam Negeri Prancis Bruno Retailleau mengecam kekacauan yang terjadi, menyebut para pelaku sebagai barbar yang turun ke jalan untuk melakukan kejahatan dan memprovokasi polisi.

Di luar Paris, insiden lain terjadi di Grenoble, Prancis tenggara, ketika sebuah mobil menabrak sekelompok penggemar PSG dan melukai empat orang dari satu keluarga, dua di antaranya dalam kondisi serius. Polisi menyatakan pengemudi telah menyerahkan diri dan diyakini tidak bertindak dengan sengaja.

Sebagai puncak perayaan, tim PSG akan menggelar parade kemenangan di Champs-Elysées pada Minggu, yang diperkirakan akan dihadiri puluhan ribu pendukung. Presiden Macron juga dijadwalkan menjamu para pemain PSG di Istana Élysée untuk memberi ucapan selamat secara langsung atas kemenangan pertama klub tersebut di ajang paling prestisius sepak bola Eropa.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.