Tok, Amien Sunaryadi Kembali Jadi Komisaris Utama PGN

Kamis, 29 Mei 2025, 13:30 WIB

JAKARTA-Amien Sunaryadi kembali ditetapkan sebagai Komisaris Utama PT. Perusahaan Gas Negara (Tbk), selaku Subholding Gas Pertamina. Hal itu berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024 PT. PGN Tbk pada Rabu (28/5). 

Sebagai gambaran, Amien bukan orang baru di perusahaan plat merah. Selain pernah menjadi Wakil ketua KPK periode 2003-2007, ia menjadi Komisaris Utama PLN tahun 2019-2023. Sebelumnya pernah menjadi Wakil Komisaris Utama PT Freeport Indonesia 2018-2019.

Ket. Foto: Amien Sunaryadi kembali ditetapkan sebagai Komisaris Utama PT. Perusahaan Gas Negara (Tbk) — Sumber: Istimewa

Balik ke belakang, setelah pindah dari KPK, ia menjabat sebagai Senior Governance and Anti-Corruption Officer di World Bank Indonesia. Pada 2014-2018 sebagai Kepala SKK Migas. Sejak November 2023 sebagai Komut PGN dan kembali terpilih pada 28 Mei 2025

RUPS PGN dalam keputusan mata acara 7 mengukuhkan pemberhentian dengan hormat anggota-anggota Dewan Komisaris PT. PGN Tbk yakni: Luky Alfirman sebagai Komisaris terhitung 25 Maret 2025, Warih Sardono sebagai Komisaris terhitung 15 Mei 2025.

Kemudian, menetapkan Amien Sunaryadi sebagai Komisaris Utama dan Independen PGN. Abdullah Aufa Fuad, Dini Shanti Purwono, Christian Siboro dan Tonny Setiawan Hoesodo sebagai Komisaris Independen, termasuk Warih Sadono.

RUPS itu juga memutuskan tidak ada perubahan Direksi PGN. Masih dalam susunan yakni Direktur Utama Arief Setiawan Handoko, Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis Rosa Permata Sari, Direktur Infrastruktur dan Teknologi Harry Budi Sidharta, Direktur Komersial Ratih Esti Prihatini, Direktur Keuangan Fadjar Harianto Widodo, Direktur SDM dan Penunjang Bisnis Rachmat Hutama serta Direktur Manajemen Risiko Arief Kurnia Risdianto.

Pembagian Dividen 

RUPST ini mengesahkan Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2024, Laporan Keuangan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2024, serta Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil Perseroan Tahun Buku 2024, sekaligus pemberian Pelunasan dan Pembebasan Tanggung Jawab Anggota Direksi dan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku 2024.

Dalam agenda Penetapan Penggunaan Laba Bersih Tahun Buku 2024 yang berjumlah USD 339,4 juta, pemegang saham memutuskan sebesar USD 271,5 juta atau 80% dari laba bersih dibagikan sebagai dividen kepada pemegang saham sesuai porsi kepemilikan saham pada perseroan.

Dividen dibayarkan secara tunai dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan nilai tukar kurs tengah Bank Indonesia sesuai tanggal pelaksanaan RUPST Tahun Buku 2024 selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender setelah diumumkannya Ringkasan Risalah RUPST. Besaran dividen tersebut mempertimbangkan keberlanjutan bisnis PGN sebagai bagian dari pertanggungjawaban perseroan kepada seluruh pemegang saham.

Kemudian sebesar USD 67,8 juta sebagai saldo laba ditahan, termasuk untuk mendukung kegiatan operasional dan pengembangan bisnis yang berkelanjutan.

Sekretaris Perusahaan PGN, Fajriyah Usman mengatakan, sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN melakukan pengelolaan perusahaan dengan mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur sepanjang tahun 2024, dengan didukung oleh cost optimization dan liability management. "Strategi yang dijalankan ini berhasil meningkatkan efisiensi operasional, mendukung pertumbuhan keuangan dan keberlanjutan bisnis yang positif di tengah tantangan industri energi yang dinamis," ujar Fajriyah

Ke depan terang dia, PGN akan menerapkan strategi bisnis yang terstruktur, inovatif dan berkelanjutan untuk meraih peluang pertumbuhan dan menghadapi tantangan di sektor energi. PGN juga siap menjadi mitra strategis pemerintah untuk mengoptimalkan pemanfaatan gas bumi ke berbagai lapisan masyarakat, dalam rangka mewujudkan ketahanan energi nasional.

“Hal ini termasuk menjalankan penugasan dari pemerintah yaitu pengembangan jargas non-APBN bagi rumah tangga dan pelanggan kecil serta pembangunan Pipa Tegal – Cilacap untuk memenuhi kebutuhan gas bumi ke Refinery Unit (RU) Cilacap,” tutup Fajriyah.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.