Tak Disangka! Kirim Jagung Lewat Jalur Laut Ternyata Jauh Lebih Murah!

Selasa, 27 Mei 2025, 00:00 WIB

JAKARTA - Pemerintah terus mengintervensi harga jagung, salah satu caranya dengan mengirim melalui jalur laut. Logistik jalur laut dinilai lebih efisien ketimbang menggunakan truk atau jalur darat, sehingga harga jagung makin kompetitif.

Jalur laut kini membuka harapan baru bagi peternak ayam petelur di Jawa Timur (Jatim). Untuk pertama kalinya, sebanyak 250 ton jagung asal Kabupaten Bima, Dompu, dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jatim, pada 24 Mei lalu.

Ket. Foto: Pasokan Komoditas - Pengiriman Jagung Lewat Laut Lebih Efisien — Sumber: antara

Pengiriman ini menjadi langkah strategis yang tak hanya menghemat biaya logistik hingga separuhnya, tetapi juga memperkuat mata rantai pasok pakan ternak antardaerah. Inisiatif pengiriman jagung ini dilakukan oleh Koperasi Rumah Kebersamaan Peternak Layer Mandiri BKT NT, dengan dukungan dari pemerintah daerah NTB, Jatim, dan Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Kementerian Pertanian (Kementan), Makmun, menyebut inisiatif ini sebagai bentuk efisiensi konkret di tengah tingginya kebutuhan jagung sebagai pakan di kawasan produsen telur nasional.

"Alhamdulillah, teman-teman peternak di Blitar memulai pola distribusi baru. Biasanya memakai truk tronton, sekarang memakai kapal laut. Ternyata jauh lebih murah,” kata Makmun, usai menyambut kedatangan kapal.

Produksi jagung di NTB, menurut Makmun, saat ini mencapai 1,2 juta ton. Di sisi lain, Jatim sebagai lumbung telur nasional terus mengalami peningkatan kebutuhan bahan baku pakan.

“Petani jagung dan peternak ayam harus terus berkolaborasi. Jika distribusi via kapal ini bisa berjalan lancar, ke depan diharapkan bisa hadir kapal logistik khusus jagung dan gabah seperti halnya kapal ternak hasil kerjasama dengan Kementerian Perhubungan,” ujarnya.

Dia menambahkan Jatim kini tak hanya memenuhi kebutuhan telur dalam negeri, tetapi juga telah menembus pasar ekspor seperti Timor Leste. Artinya, penguatan logistik pakan akan menjadi faktor krusial dalam menjaga daya saing produksi.

Stok Cukup

Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Bapanas, Maino Dwi Hartono, menyampaikan bahwa ketersediaan jagung nasional tahun ini diperkirakan mencukupi.

"Melihat data BPS, produksi jagung kita mencapai sekitar 16 juta ton. Sepanjang kondisi normal, mudah-mudahan stok akan aman hingga akhir tahun," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Koperasi PPN Cabang Blitar, Anang Pasi Triasmara, mengapresiasi dukungan dari seluruh pihak yang memungkinkan realisasi pengiriman ini.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.