130 Ribu Orang RI ke Vietnam Tahun Ini, Kenapa Makin Populer?
Senin, 10 Agu 2026, 12:30 WIBJAKARTA - Otoritas Pariwisata Nasional Vietnam atau Viet Nam National Authority of Tourism (VNAT) menggandeng VFS Global untuk memperluas promosi destinasi wisata Vietnam di Indonesia dan sejumlah pasar utama lainnya. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di Hanoi pada 6 Agustus 2026.Â
Kolaborasi ini dilakukan di tengah meningkatnya kunjungan wisatawan Indonesia ke Vietnam. Sepanjang 2025 tercatat sebanyak 200 ribu wisatawan Indonesia berkunjung ke Vietnam, sedangkan dalam enam bulan pertama 2026 jumlahnya telah mencapai 130 ribu wisatawan.Â
Melalui kesepakatan tersebut, VNAT dan VFS Global akan memperkenalkan berbagai daya tarik wisata, pengalaman perjalanan, serta pilihan destinasi Vietnam kepada wisatawan di sejumlah negara prioritas. Promosi akan dilakukan melalui jaringan VFS Global yang mencakup Pusat Aplikasi Visa (VAC), platform digital, kanal komunikasi, konter informasi, hingga layar digital yang tersedia di berbagai titik layanan.Â
Kerja sama kedua pihak juga mencakup sejumlah kegiatan promosi pariwisata yang lebih luas. Program tersebut meliputi partisipasi dalam pameran pariwisata internasional, kegiatan jejaring bisnis, serta kolaborasi dengan pemangku kepentingan industri pariwisata, mitra usaha perjalanan wisata, dan pelanggan strategis.Â
Ketua Otoritas Pariwisata Nasional Vietnam Nguyen Trung Khanh menyambut kerja sama tersebut sebagai peluang untuk memperluas jangkauan promosi pariwisata Vietnam. Ia menilai jaringan internasional VFS Global dapat membantu memperkenalkan citra dan informasi mengenai Vietnam secara lebih konsisten kepada wisatawan di berbagai pasar sasaran.
"Pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan terima kasih yang tulus kepada VFS Global atas kerja sama dan kemitraan yang telah terjalin. Saat ini, VFS Global mengoperasikan lebih dari 4.200 pusat layanan di 169 negara dan wilayah," ujar Nguyen Trung Khanh.Â
Menurut Nguyen, luasnya jaringan VFS Global memberikan akses langsung terhadap berbagai pasar utama dan segmen wisatawan potensial. Ia optimistis kemitraan tersebut dapat membuat promosi Vietnam sebagai destinasi wisata berlangsung lebih luas dan efektif, khususnya di negara-negara yang menjadi sasaran pengembangan pariwisata Vietnam.Â
Dari pihak VFS Global, Chief Operating Officer - China, Australasia & RCIS Simon Peachey mengatakan perusahaan merasa terhormat dapat bekerja sama dengan VNAT untuk mendukung promosi Vietnam sebagai salah satu destinasi wisata unggulan. Kemitraan tersebut dinilai hadir pada momentum yang tepat seiring ambisi Vietnam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dalam beberapa tahun mendatang.Â
"Kami merasa terhormat dapat bermitra dengan Otoritas Pariwisata Nasional Vietnam untuk mendukung promosi Vietnam sebagai salah satu destinasi wisata unggulan. Seiring dengan target Vietnam untuk menarik 45-50 juta wisatawan mancanegara pada 2030, kemitraan jangka panjang ini hadir di tengah momentum yang tepat dalam pertumbuhan sektor pariwisata Vietnam," kata Simon Peachey.Â
Kerja sama tersebut diharapkan mampu menggabungkan keahlian VNAT dalam promosi destinasi dengan jaringan layanan VFS Global yang telah tersebar secara internasional. Perpaduan tersebut diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak wisatawan untuk menjelajahi kekayaan budaya, keindahan alam, dan beragam pengalaman wisata yang ditawarkan Vietnam.Â
VFS Global sendiri telah mengembangkan kapabilitas di bidang layanan pariwisata untuk melengkapi bisnis utamanya dalam layanan visa. Melalui unit Tourism Services, perusahaan memiliki pengalaman selama 16 tahun dalam mendukung lebih dari 27 destinasi di berbagai negara melalui pemasaran destinasi, pengembangan pasar, serta kerja sama dengan pelaku industri pariwisata.Â
Layanan Tourism Services VFS Global mencakup berbagai kegiatan untuk membantu destinasi mencapai target promosi perjalanan dan pariwisata. Layanan tersebut antara lain kantor khusus pendukung pariwisata, pelatihan destinasi, pengembangan produk, roadshow dan lokakarya B2B, kegiatan konsumen, kampanye digital, program MICE, hubungan masyarakat, serta modul pembelajaran elektronik.Â
Di sisi lain, Vietnam tengah memasang target pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 15-18 persen setiap tahun. Negara tersebut menargetkan dapat menerima 45-50 juta kunjungan wisatawan mancanegara pada 2030, setelah pada 2025 berhasil mencatat lebih dari 21 juta kunjungan untuk pertama kalinya.Â
Untuk 2026, Vietnam menargetkan 25-27 juta kunjungan wisatawan mancanegara. Dengan 130 ribu wisatawan Indonesia yang telah berkunjung hanya dalam enam bulan pertama tahun ini, pasar Indonesia menjadi salah satu pasar yang memiliki peluang penting dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata Vietnam ke depan.Â
Melalui kemitraan VNAT dan VFS Global, promosi destinasi Vietnam di Indonesia diharapkan semakin terarah dan mudah menjangkau calon wisatawan. Kolaborasi ini sekaligus membuka peluang penguatan jejaring antara otoritas pariwisata, industri perjalanan, pelaku usaha, dan wisatawan untuk mendorong pertumbuhan kunjungan secara berkelanjutan.
- Pariwisata
- Wisatawan Indonesia
- Destinasi Wisata
- Vietnam
- wisata internasional
- VFS Global
- pariwisata Asia
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Petualangan, Budaya, dan Ekowisata Sarawak Hadir dalam Serial Terbaru AXN
-
Waspada Petugas Palsu! Cek Ciri Resmi Sensus Ekonomi BPS Madiun 2026 Biar Nggak Tertipu
-
Kemenpar dan Kemenkum Berkolaborasi Lindungi Kekayaan Intelektual Pariwisata
-
STB dan TransNusa Tawarkan Promo Penerbangan dan Fly-Cruise untuk Wisatawan Indonesia ke Singapura
-
Hutan Kota Rorotan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.