Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menko Muhaimin: Jadi Menteri Berkat Nasi Berkat yang Bergizi

📅 Selasa, 27 Mei 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menko Muhaimin: Jadi Menteri Berkat Nasi Berkat yang Bergizi Doc: Antara
Ket. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memukul bedug di Pondok Pesantren Syaichona Muhammad Cholil, Bangkalan, Jawa Timur, Senin (26/5).

Bangkalan - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menceritakan dirinya yang sudah beberapa kali menjabat sebagai menteri lantaran nasi "berkat" yang kerap dibawa orang tuanya usai pengajian.

"Kalau makanan saya kurang gizi saja, bisa jadi menteri apalagi kalian nanti. Tapi saya dulu bisa jadi menteri karena banyak pengajian di tempat saya. Gara-gara (nasi) berkat, saya cerdas. Makan telur, makan ayam tiap hari, maklum orang tua saya kiai. Sebelum ada MBG (Makan Bergizi Gratis), sudah bergizi duluan karena bapak saya pulang ngaji bawa berkat, isinya pasti ayam, telur, dan pisang," kata Muhaimin Iskandar.

Hal ini dikatakannya di hadapan para santri dan santriwati di Pondok Pesantren Syaichona Muhammad Cholil, Bangkalan, Jawa Timur, Senin (26/5).

Pihaknya menambahkan lewat program Makan Bergizi Gratis (MBG), kebutuhan gizi para santri akan tercukupi.

Program MBG merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo yang menargetkan 82,9 juta penerima manfaat, termasuk santri.

"Insya Allah Pak Prabowo bertekad semua santri dan siswa harus makan bergizi di seluruh Indonesia. (Sebanyak) 82 (juta) sampai 85 juta siswa dan santri insya Allah akan disajikan makanan yang bergizi, sehat, bermutu, supaya tumbuh dengan baik," kata Muhaimin Iskandar.

Pada Senin, Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana meresmikan pembangunan 1.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pesantren di Pondok Pesantren Syaichona Muhammad Cholil, Bangkalan, Jawa Timur.

Jawa Timur dipilih sebagai lokasi pertama pembangunan SPPG pesantren mengingat posisinya sebagai provinsi dengan basis pesantren terbesar di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.