Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Pacitan Ajukan Tambahan Kuota Sekolah Rakyat Jenjang SMA

📅 Senin, 26 Mei 2025, 23:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Pacitan Ajukan Tambahan Kuota Sekolah Rakyat Jenjang SMA Doc: ANTARA
Ket. Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pacitan, Khemal Pandu Pratikna.

PACITAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan, Jawa Timur, mengajukan tambahan kuota Sekolah Rakyat (SR) jenjang sekolah menengah atas (SMA) kepada Kementerian Sosial (Kemensos) RI, menyusul tingginya animo masyarakat untuk mengikuti program pendidikan gratis tersebut.

Plt Kepala Dinas Sosial Pacitan Khemal Pandu Pratikna, di Pacitan, Senin(26/5), mengatakan daerahnya hanya mendapat alokasi dua rombongan belajar (rombel) dari Kemensos.

Namun, karena jumlah pendaftar melebihi kuota, kata dia, Pemkab Pacitan mengusulkan tambahan empat rombel.

"Total kami ajukan enam rombel, sesuai arahan Bupati Pacitan," kata Khemal.

Ia menjelaskan data awal calon peserta dari Kemensos tercatat sebanyak 6.388 anak yang masuk kategori desil 1 dan 2 atau kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

Dari jumlah itu, kata dia, sekitar 200 anak telah diverifikasi dan dinyatakan memenuhi syarat administratif, di antaranya berstatus siswa kelas 3 sekolah menengah pertama (SMP).

"Verifikasi lapangan sudah dilakukan, semoga kuota tambahan disetujui agar lebih banyak anak bisa difasilitasi," ujarnya.

Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif pemerintah pusat untuk memperluas akses pendidikan bagi keluarga prasejahtera.Di Pacitan, sekolah ini akan dibangun di Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pacitan.

Namun untuk tahap awal, kegiatan belajar akan menempati Gedung Diklat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) yang kini tengah dibenahi.

"Kami siap menyambut program ini sebagai bagian dari komitmen daerah dalam mendukung program unggulan Presiden Prabowo Subianto," kata Khemal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.