Presiden Ajak Pebisnis Tiongkok Kembangkan Hilirisasi dan Teknologi di Indonesia
Minggu, 25 Mei 2025, 01:16 WIBJakarta - Presiden Prabowo Subianto mengajak pengusaha asal Tiongkok untuk berinvestasi di Indonesia tidak hanya pada sektor hilirisasi sumber daya alam, tetapi juga sains dan teknologi.
Hal itu disampaikan Presiden Prabowo dalam pidatonya pada pertemuan bisnis Indonesia-Tiongkok yang juga dihadiri oleh Perdana Menteri Tiongkok, Li Qiang, di Jakarta, Sabtu (25/5) malam.
"Saya mengundang para pengusaha Tiongkok untuk terus berinvestasi di Indonesia di semua bidang. Tidak hanya hilirisasi di sumber daya alam, tapi juga di bidang pendidikan, kesehatan, pariwisata, dan di bidang sains dan teknologi," kata Prabowo dalam sambutannya.
Presiden menekankan pentingnya hubungan ekonomi antara Indonesia dan Tiongkok sebagai kemitraan strategis jangka panjang yang dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi kedua negara, tetapi juga bagi kawasan Asia secara keseluruhan.
Lebih lanjut, Prabowo menyebut bahwa kerja sama antara kedua negara saat ini telah menghasilkan proyek-proyek besar, termasuk pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung serta kawasan industri berbasis hilirisasi nikel.
Hingga kini, Tiongkok merupakan mitra dagang terbesar bagi Indonesia dengan nilai perdagangan dua negara mencapai lebih dari 130 miliar dollar AS per tahun.
Selain itu, Indonesia juga memandang Tiongkok sebagai mitra yang sangat penting dalam pembangunan industri dan teknologi nasional.
Di sisi lain, Kepala Negara juga menyoroti pentingnya diversifikasi investasi, dengan menekankan bahwa masa depan Indonesia membutuhkan akselerasi di sektor-sektor dengan nilai tambah tinggi dan berdampak sosial langsung.
"Saya mengajak para pengusaha Indonesia melihat Tiongkok sebagai mitra belajar, mitra produksi, mitra untuk bisa bersama-sama masuk ke pasar global," kata Prabowo.
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Rybakina Mundur dari Wuhan Open karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi
-
Stop Ekspor Bahan Mentah! Pemerintah Bidik Produk Bernilai Tambah Tinggi
-
DPRD dan Pemprov Jatim Sahkan Perda Pelindungan Disabilitas
-
Dari Kampus ke Kementan, Wamentan Baru Alim Setiawan Slamet Siap Bawa Riset ke Lahan Pertanian
-
Wamenaker: Teknisi Ponsel Harus Punya Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri.
-
BPS: Harga Cabai Rawit Picu Inflasi di Gorontalo September 2026
-
Desak Made Sumbang Emas untuk Indonesia dari Panjat Tebing Asian Games 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.