Dari Kampus ke Kementan, Wamentan Baru Alim Setiawan Slamet Siap Bawa Riset ke Lahan Pertanian
Kamis, 15 Okt 2026, 23:32 WIBJAKARTAâ Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Alim Setiawan Slamet sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (15/10/2026). Alim sebelumnya merupakan Rektor IPB University.
Pelantikan ini melengkapi jajaran pimpinan Kementerian Pertanian (Kementan) setelah sebelumnya Presiden juga melantik Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wamentan.
Usai dilantik, Wamentan Alim menyatakan siap membantu Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menjalankan program strategis nasional, yakni menjaga keberlanjutan swasembada pangan, memodernisasi pertanian, dan mendorong hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah produk pertanian.
"Pertama, saya ingin menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Bapak Presiden Prabowo Subianto. Tentu saya diharapkan bisa membantu Bapak Menteri Pertanian, Bapak Amran, terutama untuk mewujudkan program strategis nasional terkait dengan swasembada pangan berkelanjutan, modernisasi produk-produk pertanian, dan hilirisasi," kata Wamentan Alim.
Sebagai akademisi, Wamentan Alim menaruh perhatian khusus pada pemanfaatan hasil riset dan inovasi perguruan tinggi agar tidak berhenti di lingkungan akademik, tetapi dapat diterapkan untuk mendukung pembangunan pertanian nasional.
"Saya berasal dari kalangan perguruan tinggi. Tentu saya punya harapan agar hasil-hasil riset dan inovasi dari perguruan tinggi ini bisa diterapkan, bisa membantu program swasembada pangan dan juga hilirisasi, terutama untuk meningkatkan nilai tambah," katanya.
Ia menilai potensi inovasi perguruan tinggi di bidang pertanian sangat beragam, mulai dari pengembangan varietas unggul hingga berbagai inovasi lainnya. Potensi tersebut diharapkan dapat memperkuat produktivitas dan daya saing sektor pertanian, sekaligus mendukung pengembangan produk olahan yang memberikan nilai ekonomi lebih besar bagi petani.
Kehadiran Wamentan Alim diharapkan memperkuat pelaksanaan agenda pembangunan pertanian melalui kontribusi keilmuan, inovasi, dan pengembangan teknologi.
Kementan terus mendorong berbagai upaya untuk menjaga keberlanjutan swasembada pangan dan memperkuat daya saing pertanian nasional. Pemanfaatan hasil riset, modernisasi sistem produksi, serta pengembangan hilirisasi menjadi bagian penting dalam membangun sektor pertanian yang produktif, bernilai tambah, dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani.
- Hilirisasi
- Inovasi Pertanian
- Kementerian Pertanian (Kementan)
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Puluhan Hewan di Gunungkidul Terpapar Antraks, Ini Langkah Cepat Kementan
-
Politisi Republik Demokratik Kongo Dipukuli hingga Tewas setelah Siaran soal Wabah Ebola di Radio
-
Peternak Dicekik Rp19 Ribu, Konsumen Diperas Rp40 Ribu! DPR Soroti Middleman Ayam
-
DPRD dan Pemprov Jatim Sahkan Perda Pelindungan Disabilitas
-
Stop Ekspor Bahan Mentah! Pemerintah Bidik Produk Bernilai Tambah Tinggi
-
Wamenaker: Teknisi Ponsel Harus Punya Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri.
-
Desak Made Sumbang Emas untuk Indonesia dari Panjat Tebing Asian Games 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.