Chant Akan Diberikan Suporter Timnas Indonesia Jika Kluivert Persembahkan Kemenangan
Minggu, 25 Mei 2025, 19:24 WIBJAKARTA - Kluivert yang menggantikan pelatih asal Korea SelatanShin Tae-yong belum mendapatkan chant dari suporter timnas Indonesia meski ia mendapatkan satu kemenangan dalam dua laga pertamanya pada Maret.
Kelompok suporter timnas Indonesia La Grande Indonesia mengatakan Patrick Kluivert hanya perlu memberikan kemenangan jika namanya ingin dijadikan chant oleh suporter tim Garuda, seperti halnya yang dialami pelatih sebelumnya Shin Tae-yong.
Sebelum diberhentikan pada awal Januari, nama Shin Tae-yong selalu diteriakkan berulang-ulang "Shin Tae-yong, Shin Tae-yong, Shin Tae-yong" setelah pertandingan, baik menang, imbang, atau kalah.
"Sebagai suporter simple. Kalau mau suporter percaya, kasih kemenangan aja. Karena suporter itu yang paling setia untuk dukung klub atau timnas. Pelatih kita tahu, selama 10 tahun berapa kali ganti pelatih sih (di timnas Indonesia)," kata Divisi Media La Grande Indonesia Ilham Sukrai pada podcast Redaksi Olahraga yang tayang di YouTube Antara TV, Sabtu (24/5).
Ketika ditanya kapan chant itu akan diberikan kepada Kluivert, Ilham mengatakan tidak tahu karena hal tersebut keluar secara spontan. Di sisi lain, suporter timnas sudah memberikan chant kepada striker baru, Ole Romeny, dengan "Ole, Ole, Ole, Ole, Ole, Ole", setelah dia mencetak dua gol dalam dua laga pertamanya.
"Shin Tae-yong juga kan dapat nyanyian seperti itu spontan aja, gak diniatin. Kalau misal mau kita nyanyiin itu juga spontan juga kok, itu gak bisa ditanya kapan. Kasih aja kemenangan. Nanti kita kasih lagunya yang cocok," jelas Ilham.
Lebih lanjut, Ilham juga menjelaskan maksud pernyataan La Grande pada awal kedatangan Kluivert. Pada 8 Januari, La Grande membuat pernyataan bahwa, "Bagi kami, sudah tidak ada lagi proses kami ingin kamu membawa kami langsung ke Piala Dunia 2026 yang artinya harus menjadi runner-up di kualifikasi putaran ke-3".
"Sebenarnya logikanya kalau kita ganti pelatih itu targetnya lebih tinggi. Makanya La Grande itu menekan pada Kluivert untuk lolos langsung," kata Ilham menjelaskan pernyataan tersebut.
Sementara itu, kini peluang Indonesia untuk lolos langsung tipis karena selisih empat poin dari Australia yang menghuni posisi kedua dengan maksimal enam poin dalam dua laga tersisa.
Indonesia yang kini ada di posisi keempat dengan sembilan poin, memiliki peluang lebih besar untuk menyegel tempat ke putaran keempat babak kualifikasi, setelah unggul tiga poin atas Bahrain dan Tiongkok di posisi kelima dan keenam.
Pada dua laga pamungkas putaran ketiga, Jay Idzes dan kawan-kawan akan menghadapi Tiongkok pada 5 Juni di Jakarta, kemudian tandang melawan Jepang lima hari berikutnya. Ant
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Langkah Portugal ke Piala Dunia Tertunda setelah Ditahan Hungaria 2-2
-
Sekolah Hak Kekayaan Intelektual di Bangli, Sungguh Sebuah Inovasi
-
Hasil Liga Eropa: AS Roma Menang Telak 3-0 dari Celtic Berkat Dua Gol Evan Ferguson
-
Estonia Sebut Russia Tak Punya Rencana Menyerang Kawasan Baltik
-
Puskas Award, Menunggu Kemenangan Rizky Ridho
-
Tujuan Aceh dan Medan, Ditjen Hubdat Lepas Keberangkatan Mudik Gratis
-
Antisipasi Dampak Krisis Global, Beberapa Fraksi Parpol DPR Dukung Opsi Prabowo Kurangi Gaji Pejabat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.