Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Bandung Imbau Bobotoh Tak Konvoi Usai Laga Lawan Persis

📅 Sabtu, 24 Mei 2025, 23:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wali Kota Bandung Imbau Bobotoh Tak Konvoi Usai Laga Lawan Persis Doc: Antara
Ket. Ribuan Bobotoh saat merayakan kemenangan Persib Bandung pada laga melawan Persis Solo di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (24/5).

Kota Bandung - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta Bobotoh tidak menggelar konvoi perayaan Persib juara setelah pertandingan melawan Persis Solo.

Ia mengatakan hal ini sebagai bentuk upaya menjaga kondusivitas sekaligus persiapan menghadapi pawai besar yang dijadwalkan berlangsung Minggu (25/5).

“Kita minta Bobotoh walaupun sangat gembira tidak perlu ada konvoi dulu. Mendingan hemat energi buat pawai besok,” kata Farhan di Bandung, Sabtu (24/4).

Meski begitu, ia mengatakan tidak melarang warga untuk merayakan kemenangan Persib. Namun ia meminta agar seluruh bentuk perayaan dilakukan dengan tertib, bertanggung jawab, dan tidak merugikan masyarakat maupun fasilitas umum.

“Jangan biarkan kebahagiaan berubah menjadi euforia yang berlebihan. Kita harus menunjukkan bahwa sebagai pencinta sepak bola, kita bisa mengekspresikan kegembiraan dengan cara yang bisa diterima semua pihak,” ucapnya.

Dia mengajak seluruh Bobotoh untuk menjaga kebersihan, tidak merusak taman kota, dan membuang sampah pada tempatnya.

“Kami mengajak semua pihak untuk menjadikan puncak perayaan ini sebagai bukti bahwa Bandung adalah kota juara yang dewasa dan bertanggung jawab,” kata dia..

Farhan mengatakan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Polrestabes Bandung untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan pawai berlangsung.

“Kami terus berkoordinasi dengan kepolisian, komunitas Bobotoh, dan pihak klub agar Bandung tetap aman dan nyaman,” kata dia.

Adapun rute pawai akan dimulai dari Balai Kota, melalui Jalan Wastukencana, Jalan Martadinata, belok kiri ke Jalan Ir. H. Juanda, lalu menuju Jalan Sulanjana, Diponegoro, dan Cilamaya, masuk melalui pintu belakang Gedung Sate.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.