Persib Bereaksi Keras Atas Tewasnya Bobotoh di Bogor, Minta Polisi Usut Tuntas!
Senin, 26 Okt 2026, 22:51 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/HO-Persib Bandung
KOTA BANDUNg - Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tewasnya Arief Rahman Kusuma, Bobotoh asal Ciapus, Kabupaten Bogor, secara menyeluruh, profesional, dan transparan.
Arief ditemukan meninggal dunia di Jalan Raya Jakarta–Bogor KM 50, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Minggu (25/10) malam, setelah pertandingan Garudayaksa FC melawan Persib Bandung.
“Persib menghormati proses penyelidikan yang berjalan dan berharap penegakan hukum dapat memberikan kejelasan serta keadilan bagi keluarga almarhum,” tulis pernyataan resmi manajemen Persib Bandung yang diterima di Bandung, Senin (26/10).
Manajemen Persib menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga almarhum sekaligus duka bagi keluarga besar Persib.
Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas, perwakilan manajemen PT Persib Bandung Bermartabat telah mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga almarhum.
Sebaiknya Anda baca juga:
Persib juga menyatakan kesiapan mendampingi keluarga almarhum sesuai kebutuhan dan kewenangan klub agar keluarga memperoleh dukungan selama proses hukum berlangsung.
Manajemen menegaskan Bobotoh merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keluarga besar Persib. Karena itu, seluruh pendukung diimbau tetap tenang, saling menjaga, dan mempercayakan penanganan kasus tersebut kepada aparat berwenang.
Persib juga mengingatkan agar tidak ada tindakan balasan yang berpotensi menimbulkan korban baru dan memperpanjang duka.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Sepak bola seharusnya menjadi ruang yang mempersatukan masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, rasa hormat, dan persaudaraan,” sebut manajemen Persib.
Manajemen Persib berharap aparat dapat mengungkap fakta secara menyeluruh dan memproses pihak-pihak yang terbukti bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!