Lestari Moerdijat: Dorong Pemenuhan Kebutuhan Esensial Anak Usia Dini
Sabtu, 24 Mei 2025, 13:37 WIBJAKARTA - Dorong pemenuhan kebutuhan esensial anak usia dini dengan asupan gizi, pendidikan, dan pola asuh yang tepat, demi mewujudkan generasi penerus bangsa yang berkarakter dan berdaya saing di masa depan.
âMasa perkembangan anak usia dini merupakan fase krusial dalam tumbuh kembang untuk menanamkan karakter kuat yang mendukung kemampuan berpikir anak,â kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (24/5).
Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kementerian PPN/BKKBN), pada Selasa (20/5), meluncurkan Indeks Perkembangan Anak Usia Dini atau Early Childhood Development Index (ECDI) 2030 tahun 2024.
Hasil pengukuran pada 2024, ECDI 2030 Indonesia mencatatkan sebesar 87,7 persen anak Indonesia usia 24-59 bulan berkembang sesuai dengan tahap perkembangan, pembelajaran, kesejahteraan, psikososial, dan kesehatan.
Pengukuran indeks yang terdiri dari aspek gizi dan kesehatan, pendidikan, pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan anak usia dini itu, merupakan hasil kerja sama Kementerian PPN/Bappenas bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Badan Pusat Statistik, UNICEF, dan Tanoto Foundation.
Menurut Lestari, pemenuhan kebutuhan esensial anak usia dini dengan langkah-langkah yang terukur harus konsisten dilakukan agar proses pembangunan sumber daya manusia (SDM) nasional dapat melahirkan generasi yang tangguh.
Rerie, sapaan akrab Lestari berpendapat, pencatatan ECDI 2030 yang diluncurkan Bappenas tersebut merupakan bagian dari upaya agar proses pembangunan SDMnasional dapat berjalan sesuai dengan target yang dicanangkan pemerintah.
Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu berharap data yang didapat dalam proses pencatatan ECDI 2030 tersebut bisa segera ditindaklanjuti dengan langkah yang tepat.
Menurut Rerie, pelaksanaan sejumlah program yang mendukung pemenuhan kebutuhan esensial anak usia dini harus mendapat dukungan semua pihak.
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berpendapat, butuh kolaborasi yang kuat antara para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah, serta masyarakat dalam upaya membangun fondasi yang kokoh pada proses pembangunan SDM nasional, demi mewujudkan generasi penerus yang tangguh menuju Indonesia Emas 2045.
- Lestari Moerdijat
- Penerus bangsa
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Pemkab Bandung Pastikan Tidak Ada PHK PPPK Imbas Pembatasan Belanja Pegawai
-
TNI Perkuat Kemanunggalan dengan Rakyat Melalui Pembangunan Jembatan Garuda dan Program Gentengisasi
-
Popi Ayer: Tanpa Perlindungan, Nelayan Kecil Papua Terancam Kapal Besar
-
Harga Cabai Rawit Merah Rp119.400/Kg, Daging Ayam Rp52.150/Kg
-
Pemerintah Kota Jakarta Selatan Segel Lapangan Padel Tak Berizin di Jagakarsa
-
Cuaca DKI Jakarta Hari Ini: Pagi Cerah Berawan, Siang Berpotensi Hujan Ringan
-
Awas waspada! Disnaker Mataram Ingatkan Pekerja Hoaks Pencairan BSU Rp600 Ribu Jelang Lebaran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.